Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Ist

Politik

Punya Banyak Agenda Keliling Indonesia pada 2022, Ridwan Kamil Bantah Ingin Dongkrak Popularitas

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 01:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pada 2022 mendatang, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, bakal lebih sering berkeliling Indonesia. Hal itu tak lepas dari banyaknya undangan yang ia terima untuk menghadiri kegiatan di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu faktornya adalah karena saat ini dirinya juga menjabat Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang mewajibkannya untuk berkeliling Indonesia.

"Ya banyak sih permintaan, kebetulan jadi Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan, kewajiban keliling ada," ucap Emil, sapaan akrabnya, di sela kunjungan kerjanya di Provinsi Aceh, Minggu (26/12).


Bukan hanya itu, baru-baru ini Emil juga diangkat sebagai Bapak Badan Permusyawaratan Desa Indonesia. Karena predikatnya tersebut, banyak desa-desa yang mengundang dirinya untuk hadir.

"Kemarin diangkat menjadi Bapak BPD, banyak desa sampai Sulut (Sulawesi Utara) sudah antre minta didatangi. Saya harus atur agar kewajiban Gubernur Jabar itu yang utama, tapi memenuhi undangan juga itu kewajiban. Jadi tinggal mengatur caranya semua berjalan dengan baik," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Emil pun tak menampik jika rencananya berkeliling Indonesia ini didukunga faktor popularitasnya sehingga membuat banyak pihak ingin mengundangnya untuk hadir.

Emil kemudian mencontohkan banyaknya warga yang mengajak berswafoto saat melaksanakan kunjungan kerja di berbagai wilayah di Indonesia.

"Ya ukuran dikenal sebenarnya dari indeks minta selfie aja itu yang paling gampang. Kalau enggak diminta selfie, tidak dikenal atau dikenal tapi enggak dimintai selfie berarti enggak disukai kan?" katanya.

Saat disinggung apakah popularitas menjadi modal untuk maju ke ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Emil lagi-lagi tak menampik hal tersebut. Seperti diketahui, Ridwan Kamil digadang-gadang akan menjadi salah satu calon pada Pilpres 2024.

"Jadi sebenarnya teori selfie dalam teori politik itu, dia kenal dan menyukai. Jadi kalau ada minta selfie di suatu tempat jauh dari wilayahnya, menandakan dikenal dan disukai. Mudah-mudahan semakin banyak aja seiring dengan kebaikan-kebaikan, kerja sama di berbagai tempat di Indonesia," tuturnya.

"Ke politik tentu jadi modal karena ngomongin 2024 enggak bisa berbicara wilayah Jabar lagi ya," tambahnya.

Meski begitu, Emil menekankan bahwa rencananya berkeliling Indonesia bukan semata-mata untuk menaikkan popularitasnya. Lebih dari itu, dirinya menginginkan kebermanfaatan bagi masyarakat dalam kunjungannya ke setiap wilayah di Indonesia.

"Tapi orang kayak saya ingin ada jejak kebaikan, jejak kebaikan itu penting. Jadi enggak datang jual pencitraan, seperti di sini ngomongin Museum Tsunami yang begitu bermakna dalam memori masyarakat Aceh," terang mantan Walikota Bandung ini.

"Jadi penting bagi pemimpin punya jejak-jejak kepada tiap masyarakat. Saya punya peran merancang bangun masjid dimana-mana kan, salah satunya itu," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya