Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Bela Nabi Muhammad, Vladimir Putin Banjir Pujian

MINGGU, 26 DESEMBER 2021 | 10:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin dengan membela Nabi Muhammad mendapatkan pujian dari banyak pihak, utamanya negara-negara dengan mayoritas Muslim.

Berbicara dalam konferensi pers pada pekan lalu, Putin menyoroti perkembangan Islamofobia di dunia. Ia kemudian menegaskan bahwa menghina Nabi Muhammad bukan bentuk kebebasan berekspresi.

"(Penghinaan terhadap Nabi Muhammad) adalah pelangggaran kebebasan beragama dan menyakiti perasaan suci orang-orang yang memeluk Islam," ujarnya.


Putin kemudian mengatakan, para pemimpin dunia Islam harus mengingatkan hal tersebut ke negara-negara non-Muslim untuk melawan Islamofobia.

Sontak pernyataan Putin, seorang pemimpin negara dengan minoritas Muslim di dalamnya, itu mendapatkan apresiasi luar biasa. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan salah satunya.

"Saya menyambut baik pernyataan Presiden Putin, yang menegaskan kembali pesan saya bahwa menghinda nabi suci kami bukanlah kebebasan berekspresi," ujar Khan.

Selain Khan, Taliban juga menyambut baik pernyataan Putin, termasuk harapan agar Rusia mengakui pemerintahan Afghanistan di bawah kelompok tersebut.

"Kementrian Luar Negeri menyambut baik komentar Presiden Putin bahwa menghina Nabi Muhammad bukanlah ekspresi kebebasan artistik," kata jurubicara kementerian, Abdul Qahar Balkhi.

Menyindir Emmanuel Macron?

Di sisi lain, pernyataan Putin dinilai sebagai sindiran terharap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang membuat komentar sebaliknya pada tahun lalu.

Ketika muncul kontrovesi mengenai karikatur Nabi Muhammad dan menguatnya Islamofobia di Eropa, Macron memberikan dukungan dengan menyebut langkah tersebut sebagai kebebasan berekspresi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya