Berita

Ratu Elizabeth II ketika memberikan pesan Natal/Net

Dunia

Lewat Pesan Natal, Ratu Elizabeth Berkaca-kaca Mengenang Pangeran Philip

MINGGU, 26 DESEMBER 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kehilangan Pangeran Philip merupakan duka mendalam yang tak bisa dilupakan oleh kepala negara Inggris, Ratu Elizabeth.

Hal itu terlihat ketika ratu 95 tahun itu menyampaikan pesan Natal kepada bangsa Inggris pada Sabtu (25/12).

Dalam pesannya, Ratu Elizabeth mengatakan, ketika Natal adalah kebahagiaan bagi banyak orang, ada mereka yang sulit merayakan Natal karena kehilangan orang yang dicintai, termasuk dirinya.


Tahun ini merupakan Natal pertama Ratu Elizabeth tanpa Pangeran Philip yang meninggal dunia pada April pada usia 99 tahun, setelah 73 tahun pernikahan.

Ratu mengatakan dia tahu Philip ingin keluarganya menikmati Natal, dan akan ada sukacita bagi mereka meskipun tidak ada "tawa akrab"-nya.

Dikutip Reuters, Elizabeth menghabiskan Natal di Kastil Windsor untuk tahun kedua berturut-turut. Kerajaan Inggris sendiri tidak menggelar pesta Natal seperti biasa disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Anggota keluarga dekat akan mengunjunginya, termasuk putra sulungnya Pangeran Charles dan istrinya, Camilla.

Dengan angka infeksi harian Covid-19 Inggris mencapai rekor, sang ratu pada pekan lalu membatalkan makan siang sebelum Natal bersama keluarganya, juga sebagai tindakan pencegahan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya