Berita

Presiden Serbia Aleksandar Vucic/Net

Dunia

Serbia Kembali Memohon Tambahan Gas dari Rusia

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serbia memerlukan gas tambahan yang saat ini persediaannya semakin menipis di tengah krisis gas yang melanda Eropa. Meskipun beberapa waktu lalu Rusia telah memberikan pasokan gasnya, itu belum cukup memenuhi kebutuhan.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan saluran TV Prva pada Jumat (24/12), Presiden Aleksandar Vucic mengungkapkan bahwa ia berencana menghubungi sekutu dekatnya, Presiden Vladimir Putin, untuk meminta tambahan volume gas.
 
"Kami memiliki lebih dari 6 juta meter kubik gas. Besok saya akan melakukan percakapan telepon lagi dengan Presiden Putin untuk meminta tambahan volume gas, serta membicarakan masalah lainnya. Juga menganalisis semua yang terjadi sepanjang tahun ini," kata Vucic, seperti dikutip dari TASS.


Serbia telah berupaya melakukan pendekatan untuk proyek kerja sama gas dengan Rusia. Kesepakatan telah terjalin, di mana Rusia mengirimkan pasokan yang dibutuhkan Serbia dengan harga yang telah disesuaikan, di bawah harga pasar.

Serbia  membutuhkan tambahan 6 juta meter kubik gas per hari, yang hanya dapat dibeli di bursa komoditas dengan harga tinggi. Pada 14 Desember Vucic  menyetujui pembelian tambahan gas Rusia dengan harga yang lebih murah.

Rusia mempertahankan harga gas untuk Serbia pada 270 dolar AS untuk enam bulan ke depan setelah pembicaraan di Sochi pada 25 November. Setelah periode itu, Beograd akan menikmati apa yang disebut Vucic sebagai persyaratan "luar biasa" dari kontrak gas jangka panjang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya