Berita

Bangkok Suvarnabhumi Airport/Net

Dunia

Khawatir Terjadi Lonjakan Kasus Omicron, Bangkok Batalkan Seluruh Acara Pergantian Malam Tahun Baru

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekhawatiran akan terjadinya lonjakan kasus Omicron telah membuat Balai Kota Bangkok memutuskan untuk membatalkan seluruh acara yang sudah direncanakan di malam pergantian Tahun Baru 2022.

Keputusan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bangkok, Kriengyos Sudlapha, pada Jumat (24/12) waktu setempat.

Kriengyos mengatakan keputusan tersebut diambil Pemerintah Metropolitan Bangkok (BMA) setelah memperhitungkan peningkatan pesat dalam infeksi baru terkait dengan varian Omicron dari virus corona, dan mengikuti saran dari Organisasi Kesehatan Dunia bahwa negara-negara harus menunda perayaan liburan Tahun Baru.


Sebelumnya, Balai Kota telah merencanakan upacara doa malam untuk menghitung mundur akhir tahun, dan persembahan sedekah pagi kepada para biksu pada Hari Tahun Baru di markas Larn Khon Muang, dekat Ayunan Raksasa.

Kriengyos mengatakan semua pertemuan pribadi yang sudah disetujui oleh Balai Kota masih diperbolehkan, tetapi dia mendesak penyelenggara untuk mengikuti langkah-langkah keputusan BMA.

"Kami tidak akan melarang acara itu, tetapi kami meminta kerja sama mereka untuk membatalkannya. Jika acara tidak dibatalkan (oleh penyelenggara), pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Masyarakat harus diikuti dengan ketat," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Dia juga sangat menyarankan masyarakat untuk menghindari pertemuan besar selama periode liburan sebagai upaya untuk mengurangi risiko infeksi Covid-19.

Hingga saat ini Thailand sudah mencatat 104 kasus infeksi varian Omicron yang dikonfirmasi sejak penularan pertama yang terdeteksi pada 6 Desember.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya