Berita

Pemuda Akar Rumput, Fransiskus Kapisa/RMOLPapua

Politik

Termasuk Dirinya, Pemuda Akar Rumput Usulkan 5 Nama Calon Menteri ke Jokowi

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 01:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski belum terwujud, wacana reshuffle kabinet tetap menjadi sorotan masyarakat. Terutama dalam mencari sosok yang pantas menggantikan mereka yang kinerjanya tidak memuaskan.

Salah satunya disuarakan oleh Ketua Pemuda Akar Rumput, Fransiskus Kapisa, yang mengusulkan lima nama sebagai calon menteri. Lima nama tersebut seluruhnya berasal dari Papua. Khususnya Papua Selatan.

Lima nama yang dicalonkan Kapisa adalah Romanus Mbaraka mewakili Birokrat dan Teknokrat muda, Johannes C. Sok Gebze mewakili Budayawan Papua, Gabriel Ndawi Ndickend mewakili praktisi hukum, Fransiskus Kapisa mewakili Pemuda Akar Rumput, dan Dominikus Antonggar mewakili Pemuda Religius.


Kapisa mengatakan, aspirasi ini dibuat karena merasa selama 7 presiden memimpin Indonesia, belum ada yang wakil dari Selatan Papua yang bisa duduk setara menteri.

"Jadi perlu adanya dorangan ke atas, walaupun itu nanti merupakan hak prerogratif presiden tapi sebagai warga negara Indonesia khususnya Papua Selatan, Kabupaten Merauke, kita punya hak yang sama untuk angkat aspirasi ini ke atas," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Jumat (24/12).

Lanjut Kapisa, lima figur terbaik ini dipilih dan dicalonkan berdasarkan kompetensi, latar belakang, dan merupakan anak Marind asli Merauke yang dirasa mampu dan layak untuk diajukan ke Presiden.

"Kita ingin dorongan ini bisa didengar sampai nasional, bahwa kita dari Selatan Papua ujung timur Indonesia juga mau menduduki tempat-tempat penting secara sentral di Jakarta," tambahnya.

"Walaupun kita tahu di jabatan menteri ini dominasi politiknya kuat, tapi kita punya hak yang sama sebagai warga negara Indonesia dan memang sudah saatnya, karena kita juga mau hadir Provinsi Papua Selatan. Karena itu harus ada semangat karena itu pemikiran dari akar rumput kita coba angkat dan dorong ke atas," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya