Berita

Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Menolak Ikuti Tekanan AS, Myanmar Siap Gelar Pemilihan Umum Agustus 2023

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Alih-alih mengikuti tekanan Amerika Serikat untuk melakukan pemilihan umum lebih awal, Kepala junta Myanmar, Min Aung Hlaing, justru memilih untuk memundurkan jadwal menjadi 23 Agustus 2023.

Pengumuman rencana pemilihan itu disampaikan Min Aung Hlaing selama pertemuan dengan kepala dan guru di universitas militer di Yangon yang disiarkan di stasiun televisi milik negara MRT pada Jumat (24/12).

“Bergantung pada stabilitas dan perdamaian negara, kami melakukan upaya terbaik kami untuk mengadakan pemilihan umum multi-partai pada Agustus 2023,” kata kepala junta, seperti dikutip dari Bangkok Post.


“Rezim telah mencoba untuk berbicara dengan partai politik beberapa kali tetapi beberapa dari mereka tidak datang ke pertemuan dengan pejabat pemilihan yang ditunjuk junta,” kata jenderal tinggi itu.

“Rencana sedang dilakukan untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang tidak bertindak sesuai dengan hukum,” tambahnya.

Komentar Min Aung Hlaing muncul setelah Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan AS sedang menjajaki cara-cara tambahan, termasuk sanksi, untuk menekan rezim militer agar membawa Myanmar kembali ke lintasan demokrasi setelah kudeta Februari.

Min Aung Hlaing menjadi pemimpin dalam kudeta untuk mengusir Aung San Suu Kyi dari pemerintah atas tuduhan kecurangan pemilih dalam pemilihan yang membuat partainya menang telak.

Suu Kyi sejauh ini telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena menghasut perbedaan pendapat terhadap militer dan melanggar aturan Covid dan ada beberapa kasus pengadilan lainnya yang tertunda.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya