Berita

Joe Biden dan Donald Trump berdiri di panggung debat dalam pemilu presiden 2020/Net

Dunia

Biden Siap Nyapres Lagi Jika Trump Juga Maju, De Javu di Pilpres AS 2024?

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 02:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemilu Presiden (Pilpres) Amerika Serikat tahun 2024 baru akan dilangsungkan sekitar dua tahun lagi. Meski begitu, gaungnya sudah terdengar sejak saat ini.

Baru-baru ini, Presiden Amerika Serikat Joe Biden membuat pernyataan yang mengundang perhatian publik internasional. Pada Rabu (22/12) Biden mengatakan bahwa ia akan semakin bersemangat mencalonkan diri kembali sebagai orang nomor satu di negeri Paman Sam pada pilpres 2024 mendatang jika rivalnya, yang juga merupakan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga maju dalam pemilu tersebut.

Hal itu diungkapkan Biden dalam sebuah wawancara dengan ABC News.


"Ya (akan maju kembali dalam pilpres 2024). Tapi lihat, saya sangat menghormati takdir. Takdir telah ikut campur tangan dalam hidup saya berkali-kali. Jika saya dalam keadaan sehat, (seperti) saya sekarang, saya dalam keadaan sehat, maka sebenarnya saya akan mencalonkan diri lagi," kata Biden.

Kemudian sang pewawancara, yakni David Muir dari ABC News "menyentil" Biden dengan pertanyaan, apakah Biden akan siap jika mungkin menghadapi pertarungan "ulang" dengan Trump sebagaimana pilpres 2020 lalu.

"Anda mencoba menggoda saya sekarang," jawab Biden dengan tertawa kecil.

"Tentu. Mengapa saya tidak mencalonkan diri melawan Donald Trump? Dia adalah calonnya, yang meningkatkan prospek untuk mencalonkan diri," sambung Biden.

Biden dan Trump terlibat persaingan yang sengit dalam pilpres 2020 lalu. Kekalahan Trump dalam pemilu tersebut pun diwarnai dengan sejumlah drama politik, termasuk keengganan Trump untuk mengucapkan selamat pada awal kemenangan Biden.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya