Berita

Bendera NU/Net

Politik

MUKTAMAR NU

Muktamar NU Didorong Bisa Lahirkan Keterwakilan Perempuan di Setiap Tingkatan

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 17:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan dunia, Nahdlatul Ulama (NU) perlu mendorong keterwakilan perempuan pada setiap tingkatan struktur keorganisasian.

Begitu yang disampaikan oleh Forum Perempuan Muktamar meliputi Luluk Nur Hamidah, Badriyah Fayumi, Nur Rofiah, dan Nyai Hindun, seperti keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/12).

Mereka berharap, NU mampu merespons dinamika dan perkembangan banyaknya kader perempuan di usia menjelang satu abad.


"Jumlah perempuan NU yang lulusan perguruan tinggi pada jenjang S1 hingga doktoral terus bertambah, bidang kelilnuan yang digeluti juga sangat beragam," ujar Luluk Nur Hamidah.

Perempuan NU juga menguasai ilmu keagamaan seperti ahli tafsir, hadist, dan syariah. Mereka juga memahami khasanah kitab kuning klasik khas NU.

Di sisi lain, mereka bahkan menguasai bidang ilmu sosial, ekonomi dan humaniora, termasuk teknologi hingga keilmuan lain yang relatif masih jarang peminatnya di tanah air, seperti nuklir.

Sementara itu, NU sendiri sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar juga diakui yang terdepan dalam hal pengakuan tentang keseteraan dan keadilan gender serta kepemimpinan perempuan.

"Bahkan ketika ormas keagamaan lain masih ada yang mengharamkan kepemimpinan politik perempuan, justru NU yang paling awal menyatakan mendukung dan tidak mempertentangkan dengan agama," lanjut Luluk Nur Hamidah.

Memasuki abad ke-2, NU menghadapi berbagai persoalan yang semakin kompleks

"Oleh karena itu, Forum Perempuan Muktamar berharap agar dalam Muktamar ke-34 di Lampung, akan ada kebijakan afirmasi keterwakilan perempuan untuk mengisi posisi di struktural NU di semua tingkatan, baik pada jajaran Mustasyar, Syuriah, Tanfidhiyyah, maupun Lembaga dan Badan khusus di bawah naungan NU," pungkasnya.

Muktamar ke-34 NU telah memasuki hari kedua. Muktamar berfokus di empat titik di Lampung, yaitu Ponpes Darussa'adah, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Lampung, dan Universitas Malahayati.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya