Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Kebohongan Erros Djarot

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 15:59 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AKIBAT secara tinggi badan memang de facto Erros Djarot jauh lebih tinggi dan lebih ganteng ketimbang saya yang pendek badan dan buruk rupa ini maka beliau terpaksa senantiasa merendah agar setara dalam perihal kerendahan ukuran tinggi badan dengan saya.

Mengenai kelebih-gantengan tidak bisa diapa-apakan lagi. Maka ketika saya memohon mas Eros (saya memang sengaja menghilangkan satu huruf R pada nama beliau agar sesuai dengan penampilan beliau yang memang de facto erotis terutama bagi kaum perempuan. Kemiripan dengan nama mak Erot sama sekali tidak disengaja).

Berkenan membuat olahan hebat beliau terhadap lagu sederhana saya Aduhai Indonesia untuk ditampilkan pada Konser Cinta Indonesia Insya Allah 27 Januari 2022 di Gedung Kesenian Jakarta apabila Insya Allah Omnicorn mereda.


Langsung mas Eros merendah dengan dalih beliau tidak bisa menggubah musik bagus akibat beliau tidak pernah sekolah apalagi masuk akademi musik.

Munafik

Jelas saya dibohongi mas Eros, sebab pernyataan beliau sama sekali tidak selaras dengan kenyataan.

Pertama: fakta membuktikan bahwa mahapemusik bernama Erros Djarot telah nyata berjaya menggubah segudang lagu-lagu bukan saja hebat tetapi dahsyat seperti misalnya  Badai Pasti Berlalu  yang sudah terbukti secara tak terbantahkan melegenda sebagai lagu Indonesia yang abadi tak lekang dimakan jaman.

Kedua: fakta menggaris bawahi kenyataan bahwa nama Ismail Marzuki dan Gesang telah tercatat dengan tinta emas di lembaran sejarah musik Indonesia dengan mahakarya-mahakarya musik mahaindah.

Justru karena kedua beliau tidak pernah sekolah musik sehingga terbukti mampu membuat musik yang terasa murni dan tulus akibat tidak terbelenggu kaidah-kaidah teori akademis musik yang membinasakan daya kreatifitas.

Akibat terlanjur belajar kemudian juga mengajar musik di Jerman maka mustahil saya mampu menggubah musik seindah  Indonesia Pusaka  atau  Bengawan Solo.

Musikhochschule

Apabila kita mempelajari sejarah musik Barat, maka fakta membuktikan bahwa tiga mahatokoh musik abadi Barat yang namanya berawal huruf B yaitu Johann Sebastian Bach, Ludwig van Beethoven dan Johannes Brahms.

Ketiga-tiganya tidak pernah sekolah apalagi lulus ujian akademi musik sebab Musikhochschule pertama di Detmold, Jerman didirikan oleh Johannes Brahms yang dirinya sendiri sama sekali tidak menyandang ijazah musik, sebab memang tidak pernah lulus dari  Musikhochschule yang dia dirikan sendiri.

Segenap fakta historis yang bisa dipertanggung-jawabkan itu membuktikan bahwa Erros Djarot memang berbohong dengan menyatakan bahwa karya-karya musik dirinya kalah hebat dibandingkan dengan karya-karya musik saya dengan alasan mas Eros tidak pernah sekolah apalagi lulusan akademi musik.

Fakta membuktikan bahwa justru karena mas Eros tidak pernah sekolah musik maka mahakarya-mahakarya musik beliau bukan hanya jauh lebih hebat. Namun bahkan jauh lebih dahsyat dalam keindahan ketimbang karya-karya musik saya yang terlanjur pernah sekolah musik bahkan mendirikan sekolah musik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya