Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Puluhan Penambang Giok Myanmar Terjebak Longsor

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tim penyelamat berhasil menemukan dua mayat korban tanah longsor di lokasi tambang batu giok ilegal di Myanmar utara pada Kamis (23/12) waktu setempat, sementara puluhan lainnya yang diduga telah tewas masih dinyatakan hilang.

Bangkok Post melaporkan, total mayat yang sudah ditemukan berjumlah tiga orang, setelah satu korban ditemukan pada hari sebelumnya sebelum operasi dihentikan karena kabut dan hujan semalaman.

Pihak berwenang awalnya mengatakan sedikitnya ada sekitar 70 orang yang dikhawatirkan hilang setelah tanah longsor melanda pada Rabu pagi, namun angka tersenut belum pasti dan masih terus diperbarui.


"Salah satu pria, 23 tahun, berasal dari Yinmar Pin, ratusan kilometer jauhnya di Myanmar tengah," kata mereka.

Ko Nyi, salah satu dari tim penyelamat mengatakan kecil kemungkinan para korban selamat.

"Jika mayat tidak mengapung hari ini, mereka akan muncul di hari-hari berikutnya," katanya.

Myanmar melaporkan banyak kasus kematian di tambang giok setiap tahunnya. Keuntungan besar yang menggiurkan telah menarik minat para penambang yang kebanyakan migran untuk datang dan mengadu nasib.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya