Berita

Rudal 'Pralay' diuji pada 22 Desember dari Pulau Kalam/Net

Dunia

India Sukses Uji Terbang "Pralay" Rudal Balistik Buatan Lokal

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lepas pantai Odisha jadi saksi keberhasilan India atas uji terbang perdana rudal balistik permukaan-ke-permukaan yang dikembangkan di dalam negeri.

Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) mengatakan bahwa rudal yang diberi nama Pralay itu diluncurkan dari Pulau Dr APJ Abdul Kalam yang berada di negara bagian timur Odisha.

"Misi telah memenuhi semua tujuannya," kata isi pengumuman DRDO, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (24/12).


“Rudal baru mengikuti lintasan kuasi-balistik yang diinginkan dan mencapai target yang ditentukan dengan akurasi tingkat tinggi, memvalidasi algoritma kontrol, panduan, dan misi. Semua sub-sistem dilakukan dengan memuaskan. Semua sensor dikerahkan di dekat titik tumbukan di pantai timur, termasuk kapal-kapal downrange, melacak lintasan rudal dan menangkap semua peristiwa," katanya.

DRDO juga megatakan bahwa rudal Pralay didukung oleh motor roket propelan padat dan banyak teknologi baru.

"Rudal itu memiliki jangkauan 150-500 kilometer dan dapat diluncurkan dari peluncur seluler. Sistem panduan rudal mencakup sistem navigasi canggih dan avionik terintegrasi," kata pernyataan itu.

Uji coba Pralay dilakukan hanya satu hari setelah India mengumumkan bahwa mereka telah mulai mengerahkan sistem rudal pertahanan udara S-400 Rusia di Punjab, negara bagian utara India.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya