Berita

Cak Imin dan Ahmad Muzani bertemu di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung/RMOLLampung

Politik

Bertemu di Lampung, Cak Imin dan Ahmad Muzani Akui Bahas Koalisi Pilpres 2024

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 12:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Momen Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung membuat hubungan Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin mesra. Hal ini terlihat saat Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, bertemu dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, di Swiss Bell Hotel, Bandar Lampung, Kamis (23/12).

Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin menyebut kemesraan antara dua partai besar ini sudah terjalin sejak lama.

"Kemesraan sudah dari dulu dan mudah-mudahan kemesraan itu abadi," ujarnya sembari tertawa, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (23/12).


Sebagai anggota DPR RI Daerah Pilihan Lampung, Ahmad Muzani dengan gembira menyambut kedatangan Cak Imin bersama para kiai dalam Muktamar NU di Lampung.

Sehingga, pertemuan itu berjalan lancar penuh dengan canda tawa dan suasana keakraban. Hal itu karena Gerindra-PKB merupakan partai yang memiliki banyak kesamaan.

Di antaranya, sama-sama berjuang untuk rakyat, partai orang kecil dan berasal dari gerakan rakyat, juga ada kesamaan pandangan dan orientasi.

Ia juga tak menampik dalam pertemuan itu ada pembahasan soal koalisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan peluang menjadikan pasangan capres yang diusung PKB, yakni Ketua Umum Muhaimin Iskandar dengan Prabowo Subianto.

"Tadi dikit-dikit bicara tentang Pilpres, Pak Muhaimin bertanya apakah Pak Prabowo maju, kami jawab iya. Kami juga bertanya apakah beliau (Cak Imin) juga maju, beliau jawab iya," jelasnya.

Namun demikian, soal koalisi nantinya, dikatakan Ahmad Muzani, semuanya masih belum pasti. Bergantung pada perjalanan politik ke depan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya