Berita

Timnas Indonesia harus bisa menjaga fokus selama 90 menit agar tidak mengulangi kesalahan di leg pertama melawan Singapura/PSSI

Sepak Bola

Imbang di Leg Pertama, Tim Garuda Diminta Fokus Lakoni Leg Kedua

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 07:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil imbang 1-1 yang diraih pada leg pertama semifinal Piala AFF 2020, Rabu malam (25/12), membuat Timnas Indonesia harus melakukan pembenahan. Terutama di lini belakang yang tidak bisa mengantisipasi pergerakan tanpa bola dari pemain-pemain Singapura.

Padahal, Tim Garuda mampu lebih dulu unggul melalui permainan apik antara Asnawi Mangkualam dengan Witan Sulaeman pada babak pertama. Sayang, konsentrasi yang tidak terjaga baik membuat gawang Indonesia dibobol oleh striker andalan Singapura, Ikhsan Fandi.

"Babak pertama kita sudah bermain baik. Tetapi, di pertengahan babak kedua kita kendur. Ini harus diperbaiki oleh Shin Tae-yong agar bisa tampil maksimal di laga kedua nanti," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (23/12).


Untuk itu, pria yang karib disapa Iwan Bule ini meminta Evan Dimas dan kolega untuk menjaga fokus saat melakoni leg kedua nanti.

"Masih ada satu laga untuk memastikan tiket ke final. Kita tetap harus fokus dan jangan lengah. Sebab, segala sesuatunya masih bisa terjadi," imbuhnya.

Indonesia akan kembali melakoni laga melawan Singapura di Stadion Nasional pada Sabtu malam (25/12). Hasil dari leg kedua ini akan memastikan siapa yang berhak tampil di final melawan pemenang laga semifinal lain antara Thailand vs Vietnam.

Laga semifinal pertama antara Thailand vs Vietnam akan dilangsungkan Kamis malam (23/12) di tempat yang sama.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya