Berita

Politikus PKB, Maman Imanulhaq/Net

Politik

Politikus PKB: Generasi Muda NU Siap Arungi Kompetisi Global Tanpa Kehilangan Tradisi Islam

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 07:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Percepatan teknologi digital saat ini harus disambut dan dimanfaatkan sebagai wahana memudahkan warga Nahdliyin dalam membantu aktivitas dakwah.

Karena itulah, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), Maman Imanulhaq saat ini tengah menggagas sebuah program yang mencakup pembuatan ekosistem konten digital di pesantren-pesantren. Mulai dari pembinaan, pelatihan produksi, hingga distribusi.

“Kaifa nataqaddam duuna an natalhola an turast, bagaimana kita maju di tengah-tengah dunia global mewarnai peradaban dunia tanpa kehilangan nilai tradisi Islam ahlul sunnah,” kata Maman dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (22/12).


Pernyataan Maman tersebut menanggapi harapan Presiden Joko Widodo yang meminta warga Nahdliyin meningkatkan perannya dalam mengerek perekonomian umat. Termasuk menghadapi perkembangan teknologi yang dimulai dengan Metaverse, sebuah ekosistem digital di mana semua hal dapat dilakukan secara virtual.

Menurut Maman, transformasi digital adalah sebuah keniscayaan. Karenanya, pesantren harus terlibat aktif memfasilitasi perkembangan potensi dan kekuatan ekonomi seperti UMKM, start up, halal centre, digital farming, dan lainnya agar bisa berkolaborasi dengan kekuatan ekonomi lain, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Meski perkembangan teknologi yang berjalan cepat serta menghapus tapal batas antarnegara, Maman memastikan jati diri, tradisi, dan adat ketimuran bangsa Indonesia tidak akan terganggu. Karena bangsa Indonesia memiliki Nahdlatul Ulama.

“Sekali lagi saya menyatakan kesiapan generasi muda NU untuk mengarungi kompetisi global dengan penguasaan teknologi digital tanpa kehilangan nilai-nilai kultural Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya