Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pancing Kekisruhan, AS Setujui Penjualan Rudal Javelin ke Lithuania di Tengah Ketegangan Rusia

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Washington menyetujui penjualan rudal anti-tank Javelin ke Lithuania dalam kesepakatan 125 juta dolar AS menurut laporan Pentagon pada Selasa (21/12).

Laporan dari Pentagon itu datang di tengah kekhawatiran Barat akan invasi Rusia ke Ukraina.

Kesepakatan paket rudal anti-tank Javelin itu mencakup 341 varian senjata FGM-148F dan 30 unit peluncuran komando, serta suku cadang dan dukungan teknis, menurut Pentagon, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/12).


Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) mengatakan telah memberi tahu Kongres tentang kesepakatan tersebut.

Menurutnya, penjualan itu akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dan membantu  meningkatkan keamanan sekutu NATO.

"Ini  merupakan kekuatan penting untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di Eropa," kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Penjualan senjata Washington ke bekas negara Baltik Soviet, yang merupakan anggota Uni Eropa dan NATO, terjadi saat Rusia meningkatkan peringatannya tentang "respons militer" terhadap ancaman keamanan yang dirasakan dari Barat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya