Berita

Nonton bareng pembukaan Muktamar NU di GSG UIN Raden Inten/RMOL

Politik

MUKTAMAR NU

Muktamirin dari Mesir hingga Arab Saudi Turut Hadiri Muktamar ke-34 NU di Lampung

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 2.500 orang mengikuti perhelatan pembukaan Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung pada Rabu (22/12). Mereka meliputi peserta, undangan, hingga panitia.

Di lokasi utama, Ponpres Darussa'adah, Gunung Sugih, Lampung Tengah, jumlah peserta dibatasi hanya 600 orang sesuai dengan protokol kesehatan.

Menurut panitia daerah bidang Humas Kominfotik, Hayatul Islam, para muktamirin juga mengikuti pembukaan secara virtual dari UIN Raden Intan, Universitas Lampung, dan Universutas Malahayati.


"Paling banyak di sini (UIN) karena mungkin lebih nyaman," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Hidayatul Islam mengungkapkan bahwa ada muktamirin yang turut datang dari luar negeri. Mereka merupakan bagian dari Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU.

"Ada yang dari Mesir, Arab Saudi, kumpul semua. Setiap cabang itu kan mengirim tiga perwakilan," tambahnya.

Tampak peci dan sarung dipakai oleh mayoritas muktamirin yang menghadiri ruang nobar di GSG UIN Raden Inten. Banyak dari mereka juga melepas alas kaki untuk masuk ke dalam ruangan.

Muktamar ke-34 NU memiliki tema "Menuju Satu Abad NU: Membangun Kemandirian Warga untuk Perdamaian Dunia".

Muktamar dibuka dengan lantunan ayat suci Al Quran oleh qori internasional Ustaz Salman Amrillah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya