Berita

Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol DR. Muhammad Najib dalam dialog virtual dengan RMOL/RMOL

Dunia

Indonesia Bisa Ambil Peran Sentral Kembalikan Citra Positif Islam di Masyarakat Internasional

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 22:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dunia Islam saat ini menghadapi beragam persoalan yang kompleks yang membuat citra buruk agaknya sulit untuk bisa dikesampingkan.

Salah satu bentuknya bisa dilihat dari konflik dan dinamika politik serta keamanan yang berkembang di kawasan Timur Tengah, sebuah kawasan di mana banyak negara memiliki mayoritas populasi umat Islam.

"Dunia Islam saat ini kalau kita melihat petanya, di Timur Tengah, misalnya, sangat menyedihkan dan memilukan. Atau saya menyebutnya, memalukan," kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol DR. Muhammad Najib dalam dialog virtual bertema "Dari Spanyol Menata Diaspora Muslim Indonesia" yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa siang (21/12).


Pasalnya, ujar Najib, jika menengok lembaran sejarah tragedi kemanusiaan di dunia Islam, terutama yang dipicu oleh konflik internal di dalam negara maupun konflik ekternal, atau antar negara, belum pernah ada situasi yang separah seperti yang terjadi saat ini.

"Jutaan pengungsi, baik di dalam maupun yang melarikan diri ke luar negeri, tidak pernah sebesar ini dalam sejarah umat Islam, sejak zaman Khalifah Khulafaur Rasyidin hinga Perang Dunia Kedua," jelasnya.

Oleh karena itu, melihat situasi tersebut, bukan saatnya Indonesia menutup mata apalagi berdiam diri.

"Saat ini peran Indonesia bukan hanya diharapkan dapat menyelamatkan dunia Islam, tapi dunia Barat juga sangat ingin berdialog dengan tokoh-tokoh Indonesia yang dinilai sangat toleran dan moderat serta rahmatan lil alamin," urai Najib.

Oleh karena itu, dia mengaku sangat membuka diri untuk berkolaborasi demi menjalankan peran tersebut, termasuk dengan cara menggandeng dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

"Tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara serta membangun citra yang positif akan Indonesia di pentas global," kata Najib.

"Lebih dari itu, mudah-mudahan bisa menyelamatkan atau paling tidak menolong saudara-saudara kita di Timur Tengah yang saat ini sudah memproduksi jutaan pengungsi yang bahkan sudah meluber hingga ke Eropa dan menjadi beban masyarakat internasional," tekannya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya