Berita

Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama atau Ahok/RMOLNetwork

Politik

Ahok Membisu saat Internal Pertamina Bergejolak, Adib Miftahul Curiga Ada Tujuan Lain

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 13:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Diamnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam masalah internal di Pertamina dicurigai ada tujuan tertentu. Seharusnya sebagai Komisaris Utama, Ahok langsung melakukan Langkah cepat untuk mencegah gejolak yang lebih besar. Ahok dicurigai tengah menyiapkan strategi jahat.

Diketahui PT Pertamina (Persero) tengah menghadapi gejolak internal, dimana Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengancam akan melakukan mogok kerja pada Rabu (29/12) mendatang.

Dalam surat bernomor 113/FSPPB/XII/2021-TH itu, dijelaskan bahwa aksi mogok yang rencananya akan diakhiri pada Jumat 7 Januari 2022 itu didasari oleh belum dipenuhinya tuntutan mereka yang ingin Direktur Utama PT Pertamia Nicke Widyawati dicopot.


“Saya mencurigai bahwa ini ada strategi internal untuk menyingkirkan Direktur Utama, Nicke Widyawati. Karena seharusnya, jika ada hal yang membuat konflik di internal seluruh jajaran direksi dan komisaris bergerak cepat mengatasi masalahnya,” kata Pengamat Kebijakan Publik, Adib Miftahul kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/12).

Bergemingnnya Ahok soal polemik ini, menurut Adib tidak pantas diilakukan oleh seorang komisaris yang posisinya sangat strategis.

“Menurut saya dengan posisi Ahok saat ini sebagai Komisaris Utama seharusnya tidak diam. Dia harus bisa membantu masalah internal dengan cepat, kecuali jika memang punya tujuan lain, diam adalah Langkah terbaik mungkin, sehingga ini akan memuluskan langkahnya,” kata Adib.

Apalagi kata Adib dalam deklarasinya usai ditunjuk sebagai Komisaris Utama pada 2019 lalu, Ahok dengan tegas mengatakan bahwa dirinya siap membantu Direksi Pertamina. Namun, kenyataanya disaat terjadi masalah internal, Ahok membisu.

“Jangan sampai public curiga bahwa ada niat Ahok untuk menggantikan Nicke. Ahok harus segera keluar dari Goa membantu Nicke menyelesaikan masalah internal ini,” tandas Adib.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya