Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Geger Penemuan Tujuh Mayat dalam Satu Rumah di Minnesota, Penyebab Masih Misterius

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 13:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kota Moorhead di Minessota AS digegerkan dengan penemuan tujuh mayat di dalam sebuah rumah pada Sabtu (18/12) waktu setempat.

Polisi mengatakan mayat-mayat yang belum diketahui penyebab kematiannya itu terdiri dari empat orang dewasa dan tiga anak-anak.

Mayat mayat tersebut ditemukan tepat sebelum jam 8 malam pada hari Sabtu oleh anggota keluarga yang berkunjung ke rumah tersebut. Anggota keluarga itu kemudian melaporkan temuannya kepada pihak kepolisian.


"Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau paksa masuk ke kediaman," kata polisi, seperti dikutip dari AP, Senin (20/12).

Walikota Moorhead Shelly Carlson ikut mengomentari penemuan mayat tersebut.

"Ini adalah tragedi yang benar-benar mengerikan, dibuat lebih pedih karena mendekati liburan," tulis Carlson dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Star Tribune.

“Hati saya sakit untuk keluarga dan teman-teman yang menerima berita buruk ini selama akhir pekan. Komunitas kami berduka bersama mereka selama masa yang memilukan ini," ujarnya.

Mayat-mayat itu saat ini berada di Kantor Pemeriksa Medis Ramsey County di St Paul untuk dilakukan otopsi.

Para tetangga mengatakan melihat anak-anak yang berada dalam rumah itu pada Jumat (17/12).

Polisi mengatakan bahwa pihaknya telah menyebar informasi ke distrik Sekolah Area Moorhead telah tentang para korban untuk membantu mengungkap pasti kasus tersebut.

Kota Moorhea terletak di perbatasan Minnesota di sebelah Fargo, North Dakota, di wilayah metropolitan berpenduduk sekitar 230.000 orang.

Kapten Polisi Moorhead Deric Swanson mengatakan penyelidikan masih aktif dan informasi lebih lanjut, termasuk penyebab kematian dan identifikasi para korban, akan dirilis sesegera mungkin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya