Berita

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya/RMOLJabar

Politik

Soal Wacana Poros PKB-PAN-PPP, Golkar Kota Bandung Tetap Santai

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 13:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana poros baru PKB-PAN-PPP menuju tahun politik 2024 ditanggapi santai oleh Partai Golkar Kota Bandung. Bagi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya, wacana yang digagas Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid itu merupakan hal yang lumrah dalam dunia politik.

"Ya enggak apa-apa, kan politik itu dinamis, jadi semua kemungkinan bisa saja terjadi," kata Edwin saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Senin (20/12).

Edwin menambahkan, pihaknya tidak terlalu memikirkan wacana dibentuknya poros PKB-PAN-PPP. Apalagi, pembentukan poros tersebut baru sebatas wacana.


"Kalau kita yang sudah mateng di dunia politik itu, tidak akan mudah kaget," ucapnya. "Jadi hal yang wajar, politik itu dinamis, jadi tidak ada masalah."

Seperti disampaikan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, partainya akan bisa mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024 dengan membangun poros bersama PPP dan PAN.

"Kalau terkait dengan poros, PKB mau memimpin poros sendiri. Enggak tahu dengan cara apa, tapi saya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu, saya berkeinginan untuk PKB memimpin poros," kata Jazilul seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (16/12)

"Mestinya PPP juga ikut karena sama-sama hijau. Tinggal nambah satu lagi, berangkat itu sudah. Misalnya PAN, itu sudah cukup, berangkat kita. Bismillah," sambungnya.

Sementara Ketua DPC PKB Kota Bandung, H. Erwin mengatakan, sejauh ini belum ada instruksi dari PKB pusat untuk melakukan pendekatan demi terciptnya poros koalisi tersebut.

"Kota Bandung belum ada, belum ada instruksi dari pusat," kata Erwin saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (17/12).

Meski begitu, Erwin mengungkapkan pihaknya telah siap melakukan langkah-langkah strategis untuk terciptanya poros koalisi PKB-PAN-PPP.  Apalagi kata Erwin, hubungan PKB Kota Bandung dengan PAN maupun PPP terjalin harmonis.

"Siap, harus siap itu mah, betul, nunggu gong dulu dari pusat. (hubungan) Aman, adem ayem bandung mah," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya