Berita

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, bersama Paus Fransiskus/Net

Dunia

Gereja Katolik Spanyol Selidiki Dugaan Kasus Pelecehan Terhadap Ribuan Anak

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sempat menolak, Gereja Katolik Spanyol dilaporkan telah mulai meluncurkan penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual terhadap ratusan anak yang dilakukan oleh anggota klerusnya selama sekitar 80 tahun.

Hal itu dilaporkan surat kabar El Pais dalam laporannya yang dirilis pada Minggu (19/12).

Media itu melaporkan bahwa investigasi akan memeriksa tuduhan pelecehan yang diajukan terhadap 251 imam dan sejumlah orang awam yang tidak ditentukan dari institusi yang dikelola Gereja.


Dilaporkan Reuters, jumlah korban sekitar 1.237, tetapi El Pais mencatat bahwa angka ini bisa meningkat menjadi ribuan. Tuduhan itu mencakup sekitar 31 ordo keagamaan dan tersebar di 31 dari sekitar 70 keuskupan Spanyol.

Insiden tertua diketahui terjadi pada tahun 1943, dengan kasus terbaru terjadi pada tahun 2018.

Menurut El Pais, penyelidikan akan dilakukan oleh Konferensi Episkopal Spanyol (SEC), badan tinggi uskup negara yang dipimpin oleh Kardinal Juan Jose Omella, uskup agung Barcelona.

Meskipun belum mempublikasikan temuannya secara penuh, surat kabar tersebut menyatakan bahwa berkas setebal 385 halaman tentang masalah tersebut diserahkan kepada Paus Fransiskus ketika Paus sedang melakukan perjalanan ke Roma setelah kunjungan ke Siprus awal bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, mengatakan bahwa Paus telah menerima laporan tersebut dan meneruskannya ke badan yang berwenang sehingga dapat dilanjutkan sesuai dengan hukum Gereja saat ini.

Reuters mencatat bahwa dokumen-dokumen itu juga dapat ditinjau oleh Kongregasi untuk Ajaran Iman Vatikan, yang biasa menyelidiki kasus pelecehan seksual.

Awal tahun ini, SEC mengungkapkan bahwa 220 kasus pelecehan seksual anak telah dilaporkan secara resmi ke Vatikan selama dua dekade terakhir. Ini termasuk 76 tuduhan terhadap imam dan 144 terhadap anggota berbagai ordo agama, tetapi tidak memperhitungkan tuduhan terhadap anggota awam Gereja atau karyawan yang bekerja di lembaga yang dijalankan oleh ordo keagamaan.

Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok hak korban telah menyerukan penyelidikan independen serupa dengan penyelidikan tingkat tinggi di Prancis awal tahun ini yang menemukan anggota Gereja Katolik Prancis telah melecehkan sebanyak 330.000 korban sejak 1950.

Namun, pejabat Gereja Spanyol sejauh ini menolak untuk melakukannya, menunjukkan bahwa pelecehan seksual anak adalah masalah sosial yang lebih luas.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya