Berita

Anwar Sadad saat berbicara di depan para Kiai Nahdlatul Ulama/Ist

Politik

Pimpinan DPRD Jatim: Politisi Nahdliyin Harus Terkoneksi dengan Pesantren

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 08:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para politisi Nahdliyin harus menjadi alat politik Nahdlatul Ulama (NU) dalam memperjuangkan Mabādī Khayra Ummah atau prinsip dasar menjadi umat yang unggul. Sebab, sebagai alat politik, maka para politisi Nahdliyin harus selalu terkoneksi dengan para kiai Pengasuh Pondok Pesantren.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Anwar Sadad, dalam acara Silaturrahim Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus Pengukuhan Robithoh Ma'ahid Islamiyah PCNU Babat Lamongan, di Pondok Pesantren Darul Fiqhi, Miru Sekaran, Minggu (19/12).

"Karena pesantren telah mengajarkan nilai-nilai agama sebagai pedoman di semua lini kehidupan. Karena itu harus diaktualisasikan dalam perangkat kebijakan dan policy oleh lembaga berwenang," jelas Anwar Sadad, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim.


Menurutnya, nilai-nilai yang telah menjadi kesepakatan bersama masyarakat dunia, seperti "Global Goals", pada dasarnya senapas dengan nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.

"Misalnya No Poverty, Zero Hunger, Clean Water and Sanitation dan 14 Tujuan Hidup lainnya yang tertuang dalam SDG's, Sustainable Development Goals, pada dasarnya bukan sesuatu yang baru dalam tradisi keilmuan di pesantren," paparnya.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur ini mengaku berniat menghadiri undangan ini karena merasa bisa bersilaturahim dan berbicara di hadapan kiai-kiai Pengasuh Pondok Pesantren adalah kesempatan langka.

"Berbicara dihadapan para kiai Pengasuh Ponpes ini, adalah kesempatan emas yang luar biasa," papar pria yang kabarnya akan mencalonkan diri di Pilgub Jatim itu.

Oleh karena itu dirinya sengaja mengajak anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Lamongan untuk mendampinginya.

Di hadapan para kiai, Anwar Sadad berpesan supaya kader Gerindra yang ada di DPRD Provinsi maupun Kabupaten Lamongan harus bersedia menjadi alat perjuangan politik NU.

Tampak hadir mendampingi Anwar Sadad, dua anggota DPRD Jatim, MH Rofiq dan Hidayat, serta anggota DPRD Lamongan, Srinoto, Suhartono, dan Imam Fadli.

Kegiatan dihadiri ratusan kiai tersebut juga dihadiri KH Mustaqim, Rois Syuriyah PCNU Babat, KH Makmum Affandi, Ketua Tanfidziyah, dan Gus Khotib Affandi, Ketua RMI PCNU Babat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya