Berita

Ketua Umum Tidar, Rahayu Saraswati/Ist

Politik

Didapuk sebagai Ketum Tidar, Rahayu Saraswati Bertekad Menangkan Gerindra dan Prabowo pada 2024

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 08:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati, terpilih menjadi Ketua Umum Tunas Indonesia Raya (Tidar) dalam Kongres ke-3 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (19/12). Mantan calon Wakil Walikota Tangsel pada Pilkada 2020 itu menjabat Ketum Tidar periode 2022-2025.

Rahayu Saraswati adalah calon tunggal yang maju untuk menggantikan Ketua Umum Tidar sebelumnya, Aryo Djojohadikusumo. Tidar sendiri merupakan organisasi sayap Partai Gerindra.

Usai terpilih sebagai Ketum Tidar, Rahayu langsung mencanangkan target besar: memenangkan Pilpres 2024. Untuk itu, Rahayu bakal memastikan Tidar bergerak untuk melakukan konsolidasi demi memenangkan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.


"Memastikan kader-kader kita di seluruh Indonesia siap mandiri dan tentunya siap berkontribusi. Mau itu sebagai caleg, cakada, mau sebagai timses, bahkan sebagai saksi di TPS-nya masing-masing,” papar Rahayu, Minggu (19/12), dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

"Kita siap untuk memenangkan Partai Gerindra di 2024," tegasnya lagi.

Rahayu menambahkan, pihaknya siap mengerahkan anggota Tidar di 20 kabupaten/kota untuk dilibatkan dalam badan saksi. Badan tersebut baru akan dibuat oleh Gerindra mulai Januari 2022 untuk memantau pemenangan Prabowo pada 2024 mendatang.

"Ini untuk mempersiapkan tak hanya di Tidar, tapi juga Gerindra berikutnya, karena kita adalah sayap pemuda dari Gerindra, anak kandung dari Gerindra," katanya.

Rahayu juga menjelaskan, kepemimimpinannya di Tidar adalah untuk mendukung Partai Gerindra. Apalagi anggota Tidar dipersiapkan untuk menjadi pemimpin. Dia sendiri mengaku tumbuh besar mengawali karier politiknya di Tidar.

"Sekarang diberikan amanah yang luar biasa oleh seluruh pengurus Pimpinan Daerah dan Pusat dalam kongres Tidar yang ketiga kali ini untuk menjadi ketua umum periode 2022-2025," tuturnya.

Putri dari Hashim Djojohadikusumo itu mengatakan, jabatan yang diemban adalah amanah yang tak bisa dianggap remeh.

"Regenerasi adalah keniscayaan, jadi kami memang dibentuk dan digembleng dan dipersiapkan untuk mendapatkan tongkat estafet kepemimpinan yang berikutnya," demikian Rahayu Saraswati.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya