Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Presiden Putin Khawatirkan Angka Kasus Covid-19 di Rusia yang Terus Meningkat Setiap Hari

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus baru Covid-19 di Rusia terus mengalami peningkatan. Pada Minggu (19/12), otoritas kesehatan mengkonfirmasi ada 27.967 kasus infeksi Covid-19 dan 1.024 kematian dalam 24 jam terakhir.

Lonjakan angka kasus ini membuat Presiden Vladimir Putin sangat prihatin dan meminta semua jajaran terkait untuk lebih memfokuskan perhatiannya, hal itu dikemukakan oleh Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov.

"Angka kematian ini menjadi perhatian presiden, serta anggota pemerintah. Ini menjadi fokus yang paling serius. Jumlah korban tewas sangat tinggi, ini adalah tragedi, karena kami kehilangan lebih dari 1.000 warga kami setiap hari," ujar Peskov seperti dikutip dari The Moscow Times.


Rusia telah berjuang menahan lonjakan angka kasus bersamaan dengan diluncurkannya vaksinasi dan pembatasan yang ketat. Pada akhir Oktober lalu, Putin bahkan menetapkan seminggu bekerja dari rumah dan menutup layanan publik.

Kasus harian dan jumlah kematian Rusia telah meningkat selama berminggu-minggu, yang disebabkan banyaknya watga yang belum mengambil vaksinasi karena ketidakyakinan mereka. Vaksin Covid terbukti sangat mengurangi risiko infeksi berat, rawat inap, dan kematian, tetapi kampanye yang didengungkan anti-vaksin telah membuat program itu mengalami kemacetan.

Sejak awal pandemi, lebih dari 274,2 juta orang telah terinfeksi Covid-19 di seluruh dunia, sementara lebih dari 5,3 juta orang telah meninggal. Menurut pusat krisis anti-coronavirus, Rusia telah mencatat 10.214.790 kasus Covid-19 sepanjang pandemi ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya