Berita

Erick Thohir saat meresmikan lapangan voli yang dilakukan renovasi oleh Yayasan Erick Thohir di Tangerang, Banten/Repro

Politik

Punya Historis di Banten, Erick Thohir Bantu Perbaiki Fasum Olahraga Warga Tangerang

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 01:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bantu Bangun Fasilitas Umum, Erick Thohir Ingat Pesan Orang Tua Pentingnya Membantu Sesama

Bantuan fasilitas umum untuk warga berupa renovasi lapangan voli dilakukan oleh Yayasan Erick Thohir di Kampung Cengkok, Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Erick yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN mengunjungi lapangan voli yang sudah selesai renovasi untuk melakukan peresmian sekaligus membuka Erick Thohir Cup cabang olahraga voli yang ditandai dengan melakukan servis bola pertama.


Dalam acara tersebut tokoh masyarakat yang juga Ketua DKM Al Hidayah, Sarifudin Juhri, mengucapkan terima kasih kepada Erick Thohir yang menyempatkan diri untuk mengunjungi Kampung Cengkok untuk meresmikan lapangan voli.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak, di mana dalam kesempatan ini rangkaian acaranya, di samping silaturahim dengan kita sekalian beliau juga akan meresmikan lapangan di Kampung Cengkok, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang," ujar Sarifudin dalam keterangan tertulis pada Minggu (19/12).

Sarifudin juga mengapresiasi Erick Thohir yang telah membantu masyarakat dalam membangun social healing yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Yang kedua, kami juga memberikan apresiasi kepada bapak yang telah membantu kepada kita pembangunan social healing yang Insya Allah manfaatnya dirasakan masyarakat sebagai bentuk kepedulian," kata Srifudin.

"Harapan kita apa yang disampaikan, disumbangkan bisa digunakan seoptimal mungkin dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga menjadi berkah bagi kita semua," sambungnya.

Dalam sambutannya Erick mengatakan, dirinya membantu masyarakat untuk membangun social healing sebagai entuk realisasi amanat dari almarhum orang tuanya tentang arti penting membantu sesama.

"Yayasan membuat lapangan voli enggak minta uang BUMN. Ayo boleh dicek. Ini uang sendiri. Kebetulan almarhum bapak saya, Haji Mohamad Thohir, mengingatkan saya dan beliau wafat 5 tahun lalu bahwa penting sekali kita membantu sesama," katanya.

Erick mengungkapkan, di Sumatra sebanyak 520 titik sudah dilakukan pembangunan social healing untuk masyarakat.

"Alhamdulillah kalau di Sumatra, kebetulan bapak saya orang Sumatra itu 520 titik sudah jadi semua. Ada lapangan voli, lapangan bulutangkis, mushola, MCK, hingga posyandu," bebernya.

Bangun fasum untuk masyarakat, diterangkan Erick, disalurkan yayasan yang didirikannya untuk mengurangi tekanan yang dialami masyarakat akibat pandemi Covid-19.

"Ini masyarakat sangat tertekan, masyarakat sangat-sangat perlu pergerakan.
Kalau ada lapangan voli, ada posyandu, ada mushola, masyarakat bisa beraktivitas. Karena itu sekarang yayasan juga mencoba membantu Banten," ungkapnya.

Erick juga mengungkapkan alasan dirinya melakukan pembangunan social healing di Banten. Katanya, dia memiliki latar belakang historis dengan Banten.

"Kemarin saya di Jakarta juga muter-muter ke Jakarta timur, ke Kemang. Di Jakarta, dari 130 titik sudah jadi 114. Kenapa Jakarta? Karena saya lahir di Jakarta. Kenapa di Sumatra? Karena bapak saya dari Sumatra. Kenapa di Banten. Karena Kesultanan Banten dengan lampung itu dekat. Konon, Pangeran Arya Dila waktu itu ditugaskan ke Lampung mendarat di Gunung Sugih, kampung bapak saya. Ada turunan-keturunannya. Kalau ditanya ada hubungan? enggak tahu. Cuma ada kuburannya," paparnya.

Lebih lanjut, Erick berpesan kepada masyarakat agar merawat dan mengunakan fasilitas dengan  sebaik baiknya. Karena penting baginya dalam bermasyarakat bukan saling menunjuk atau saling menyalahkan, tapi harus saling menjaga dan membantu dalam bentuk apapun.

"Cuma orang Indonesia bangunnya bisa, ngerawatnya enggak bisa. Kalau boleh, mohon ini dirawat, ini bisa dipergunakan bukan cuma buat voli aja. Bisa buat kendurian, bisa buat olahraga, buat nobar. Ini fungsinya banyak. Mohon dijaga," demikian Erick.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya