Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Ist

Politik

Direvisi Anies, UMP DKI yang Tadinya Nambah Rp 37 Ribu Sekarang Naik Rp 225 Ribu

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 13:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Besaran kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2022 direvisi.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan menaikkan UMP Jakarta 2022 menjadi Rp 4.641.854. Jumlah ini naik 5,1 persen atau senilai Rp 225.667 dari UMP tahun 2021.

Revisi kenaikan ini juga lebih besar dari UMP DKI 2022 yang sebelumnya hanya naik Rp 37.749.

Keputusan ini, selain mempertimbangkan sentimen positif dari kajian dan proyeksi tersebut, juga didasari kajian ulang dan pembahasan kembali bersama semua pemangku kepentingan terkait serta dengan semangat keberhati-hatian di tengah mulai berderapnya laju roda ekonomi di wilayah Jakarta.

“Dengan kenaikan Rp 225 ribu per bulan, maka saudara-saudara kita, para pekerja dapat menggunakannya sebagai tambahan untuk keperluan sehari-hari. Yang lebih penting adalah melalui kenaikan UMP yang layak ini, kami berharap daya beli masyarakat atau pekerja tidak turun,” ujar Anies diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (18/12).

Anies menegaskan bahwa keputusan menaikkan UMP DKI Jakarta menjunjung asas keadilan bagi pihak pekerja, perusahaan dan pemprov DKI Jakarta.

Sebagai gambaran, pada tahun sebelum pandemi Covid-19, rata-rata kenaikan UMP di DKI Jakarta selama 6 tahun terakhir adalah 8,6 persen.

“Kami menilai kenaikan 5,1 persen ini suatu kelayakan bagi pekerja dan tetap terjangkau bagi pengusaha. Ini juga sekaligus meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat," tandasnya.

Populer

Pemberontak Menang, Pasukan Junta Ngacir Keluar Perbatasan Myawaddy

Kamis, 11 April 2024 | 19:15

Warisan Hakim MK sebagai Kado Idulfitri

Senin, 08 April 2024 | 13:42

Megawati Peringatkan Bakal Terjadi Guncangan Politik Setelah Jokowi Jadi Malin Kundang

Kamis, 11 April 2024 | 18:23

Sekjen Hasto Telanjangi Ketidakberdayaan PDIP Hadapi Jokowi

Sabtu, 06 April 2024 | 14:40

Rusia Pakai Rudal Siluman Rahasia untuk Bombardir Infrastruktur Energi Ukraina

Jumat, 12 April 2024 | 16:58

MK Heran Hasyim Asyari Tidak Dipecat Meski Langgar Etik Berkali-Kali

Jumat, 05 April 2024 | 18:10

Kekecewaan Megawati Terhadap Jokowi Memuncak

Kamis, 11 April 2024 | 15:59

UPDATE

PAN Lebih Layak Dapat Banyak Kursi di Kabinet Prabowo-Gibran Ketimbang Demokrat

Minggu, 14 April 2024 | 03:31

Antisipasi Kemacetan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Skema Delaying System

Minggu, 14 April 2024 | 02:58

Pertemuan Prabowo-Puan Bisa Redam Ketegangan Politik

Minggu, 14 April 2024 | 02:33

Kehadiran Netta di Kediaman Askolani Perkuat Sinyal Akan Berduet pada Pilkada Banyuasin

Minggu, 14 April 2024 | 01:58

Prabowo Layak Beri Golkar Kursi Menteri Paling Banyak

Minggu, 14 April 2024 | 01:29

Manajemen Rosalia Indah: Tak Ada Sopir yang Mengemudi Lebih dari Delapan Jam

Minggu, 14 April 2024 | 00:56

Pengamat: Jokowi Aktor Kemunduran Demokrasi tapi Dipuji karena Pragmatisme Politik

Minggu, 14 April 2024 | 00:29

Hindari Kepadatan Arus Balik, Pemerintah Didukung Tambah Cuti Lebaran dan Terapkan WFH

Sabtu, 13 April 2024 | 23:57

Popo Ali Bantah Istri Bakal Ikut Bertarung pada Pilkada OKU Selatan

Sabtu, 13 April 2024 | 23:18

Pemuda Muhammadiyah: Silaturahmi Idulfitri Presiden Prabowo Sangat Menyejukkan

Sabtu, 13 April 2024 | 22:58

Selengkapnya