Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Ist

Presisi

Kapolri Minta Jajaran Evaluasi Kenapa Sampai Muncul Fenomena No Viral No Justice

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 15:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cukup risih atas reaksi publik yang tergambar di media soial terhadap kinerja kepolisian, yakni salah satunya tagar No Viral No Justice atau tidak ada keadilan sebelum viral.

Dari media sosial itu, Kapolri menyampaikan bahwa ada kecenderungan masyarakat melihat jika suatu kasus tidak viral, akan lambat diselesaikan oleh polisi.

"Mereka melihat bahwa yang diviralkan kecenderungannya akan selesai dengan cepat," kata Listyo saat Rakor Itwasum Polri 2021 di Yogyakarta yang tayang di Youtube Div Humas Polri, Jumat (17/12).


Oleh karena itu, ia berharap agar seluruh jajarannya mengevaluasi kinerja guna mencari sebab musabab hal tersebut bisa timbul dan menjadi penilaian terhadap institusi Polri.

"Ini tentunya adalah fenomena yang harus kita evaluasi, kenapa ini bisa terjadi," tegas dia.

Listyo menyebut, fenomena tagar yang muncul merupakan bagian dari keresahan publik yang mesti diperhatikan dan dituntaskan dengan baik. Polri harus mencermati berbagai dinamika di masyarakat dalam upaya mengayomi dan melayani profesional.

Seperti di antaranya saat muncul tagar #PercumaLaporPolisi, #SatuHariSatuOknum, serta kekerasan oknum polri dalam pengamanan unjuk rasa.

"Termasuk pada saat rekan-rekan bertugas dan menerima laporan yang belum jelas sehingga akhirnya terjadi penembakan. Ini juga di mata masyarakat menjadi suatu penilaian," pungkas Sigit.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya