Berita

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo./Dok

Bisnis

BTN Ajak Perguruan Tinggi Terlibat Pengembangan Ekosistem Perumahan di Indonesia

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 18:21 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mendorong terbentuknya ekosistem perumahan di Indonesia. Dalam upaya ini Bank BTN juga melibatkan peran serta perguruan tinggi.  

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan perguruan tinggi merupakan sebuah lembaga besar. Selain belajar mengajar, PT adalah pengabdian masyarakat yang bisa dimanfaatkan untuk menyediakan kajian-kajian tentang perumahan.

"Perguruan tinggi juga mendorong industri properti tumbuh karena menghasilkan ahli-ahli yang akan mendorong peningkatan sektor perumahan," kata Haru usai memberikan bantuan program TJSL di kampus Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, kemarin.


Haru menambahkan perguruan tinggi memiliki pengelolaan keuangan dimana bank itu sendiri merupakan bagian dari pengelolaan keuangan, simpanan, pembayaran dan lain-lain.

"Jadi perguruan tinggi adalah mitra sangat penting dan stategis bagi bank yang harus saling mendukung. Oleh karena itu setelah UMM kita akan masuk juga ke Universitas Brawijaya dan kampus-kapus lainnya dengan dukungan program TJSL yang mendukung kegiatan kampus dan ke depan akan kita ajak bersama-sama membangun ekosistem perumahan di Indonesia," terangnya.

Bank BTN. lanjut Haru,  mengundang perguruan tinggi untuk ikut serta mendorong terbentuknya developer-developer baru.

"Bisnis properti adalah bisnis yang terbuka, bagi yang punya minat bagaimana memulainya itu bisa, karenanya perguruan tinggi yang akan kita sasar," tuturnya.

Seiring ekosistem perumahan, Bank BTN adalah bank yang fokus pada sektor perumahan yang nantinya akan mengarah kepada green banking. Salah satunya bagaimana menyediakan rumah yang ramah lingkungan. Dengan rumah-rumah yang tertata, ada komunikasi sosial yang akan mendorong tumbuhnya jiwa sosial.

"Bank BTN optimis membangun dan mendorong ekosistem perumahan sebenarnya adalah membangun pusat peradaban. Saya yakin bahwa apa yang kita lakukan ini memberikan letak dan dasar-dasar secara kemanusian bagi masyarakat sekitar dan menjadikan rumah sebagai pusat peradaban bagaimana sebuah keluarga dibentuk, komunikasi dan tentu akan menghasilkan generasi mendatang yang lebih baik dan itu berasal dari rumah," paparnya.

Secara lingkunganpun, dengan rumah-rumah yang lebih tertata, maka akan ada komunikasi sosial yang mendorong tumbuhnya jiwa sosial.

Perseroan juga mengapresiasi pemerintah dalam mendukung sektor perumahan yang memberikan dampak pada 175 multiplayer efek dan yang paling krusial saat ini adalah menghemat devisa karena komponen impornya sangat kecil. 

"Membangun negara ini dengan tanggung jawab sosial yang baik dan secara ekonomi Bank BTN yakin bawa sektor perumahan adalah sektor yang sangat tangguh bahkan di masa Covid-19 sektor perumahan ikut membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Ketika krisis akibat pandemi Covid-19, banyak sektor-sektor yang terdampak, Hanya beberapa sektor yang masih bertahan tetap tumbuh positif walaupun melambat seperti sektor komunikasi dan properti.

"Bagi sektor properti di level bawah, ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Mari kita berikan rumah yang layak dan terjangkau dan tentu harus sehat seperti penanganan sampah dan infrastruktur harus bagus," tegasnya.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Malang, Iriantoro  atas nama pemkab Malang sangat mengapresiasi langkah perbankan dalam hal ini Bank BTN dan juga semua pihak yang menginisiasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam memberikan bantuan berupa penanaman 2500 pohon dan pembangunan sarana ibadah.

"Dalam pelaksanaan pembangunan daerah setiap komponen sangatlah penting dan saling terhubung satu dengan yang lainnya. Menyadari fungsi masing-masing seperti pemerintah daerah sebagai penentu kebijakan, penyusun program dan pelaksana pembangunan, sedangkan sektor perbankan, pihak swasta dan masyarakat luas merupakan pendukung utama sekaligus subjek yang dapat mempercepat tercapainya pembangunan dengan bermodalkan keselarasan dan keseimbangan," ungkapnya.

Iriantono berharap komitmen CSR yang dilakukan tersebut mampu menjadi inspirasi bagi perusahan-perusahaan developer lain di Kabupaten Malang.

"Di masa depan kami berharap pemberian bantuan CSR tidak hanya berhenti pada acara ini, namun juga terus berkelanjutan dengan program-program lainnya yang sangat mengutamakan keterlibatan dan kemandirian masyarakat secara aktif dan berkesinambungan," tegasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya