Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Enggan Divaksin, 27 Tentara Aktif AS Dipecat

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 07:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 27 tentara Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) telah diberhentikan karena menolak menerima vaksin Covid-19.

Itu adalah pertama kalinya AS memecat petugas aktif karena menolak vaksin, sebuah langkah keras di tengah kekhawatiran penyebaran varian baru Omicron yang sangat menular.

Jurubicara Angkatan Udara AS, Ann Stefanek pada Senin (13/12) mengatakan, Pentagon telah mewajibkan semua anggota layanannya untuk vaksinasi pada Agustus. Sejauh ini, sebagian besar petugas aktif telah menerima setidaknya satu dosis.


Pasukan juga diberi kesempatan untuk menjelaskan mengapa mereka menolak untuk divaksinasi, tetapi tidak satu pun dari mereka diberikan pengecualian.

Data menunjukkan, sekitar 97 persen personel Angkatan Udara telah divaksinasi, jumlah yang jauh lebih tinggi daripada populasi umum AS. Angkatan Udara dan Luar Angkasa memiliki sekitar 326 ribu personel aktif.

Secara total, 79 personel militer berseragam di berbagai layanan telah meninggal karena virus corona.

Pada Minggu (12/12), AS mencapai tonggak baru dengan mencapai 800 ribu kematian akibat Covid-19.

Sementara itu, potensi lonjakan infeksi juga besar karena cuaca yang lebih dingin dan varian virus Omicron yang sangat menular.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya