Berita

Pekerja sedang menggarap sumur resapan/Net

Publika

Anggaran Sumur Resapan Dihabisi DPRD, Jakarta Nggak Boleh Keluar dari Banjir?

Oleh: Tony Rosyid*
MINGGU, 12 DESEMBER 2021 | 08:26 WIB

SUDAH ketuk palu. Anggaran sumur resapan tahun 2022 dihapus.

Banjir dikritik, bahkan dicaci maki, tapi ketika banjir akan diatasi, diganjal sana-sini.

Ada dua cara pro-aktif mengatasi banjir. Pertama, normalisasi. Yaitu pembersihan dan pelebaran sungai, supaya aliran air lancar dan normal ke laut. Bablas aire!


Kedua, naturalisasi. Yaitu mengembalikan air ke tempatnya di bumi. Air berasal dari tanah, dikembalikan ke tanah. Banjir segera surut dan bumi menjadi subur. Ini juga akan mengurangi penurunan tanah yang terus menerus terjadi di ibu kota akibat masifnya pembangunan gedung-gedung tinggi yang menyedot cukup besar debit air tanah.

Sebagian orang meragukan program sumur resapan ini. Apakah betul-betul mampu mengatasi banjir di Jakarta? Bukankah semua tanah di Jakarta gak meresap air? Mesti kembali ke data, bukan pakai asumsi. Dengarkan ilmuwan, bukan dengerin dukun yang suka meramal agar videonya viral.

Pemprov DKI sudah melakukan kejian dan uji coba. Ada 26.000 sumur resapan yang diprogramkan untuk tahun 2021. 21.999 sudah selesai. Hasilnya? Dua hari kemarin hujan lebat di Jakarta, nggak ada banjir. Ini nyata bisa dibuktikan.

Sementara media setiap hari menyuguhkan berita banjir di banyak wilayah Indonesia. Mari kita jujur dan bicara dengan data. Bukan dengan asumsi, berita hoax, apalagi dibalut dengan kebencian tingkat dewa.

Satu dua biji gagal, jangan dipolitisir seolah semuanya gagal. Gunakan otak waras anda untuk menilai secara fair dan adil.

Jangan satu genteng jatuh, lalu anda bilang bangunan gedung itu runtuh. Kontraktor dan insinyurnya anda bully habis. Bertaubatlah!

Salah satu uji coba juga bisa dilihat di Pasar Induk Cipinang dan wilayah sekitarnya. Ada 538 sumur resapan yang tahun 2020 diinisiasi oleh Food Station, salah satu BUMD milik Pemprov DKI.

Jika anda dulu berbecek-becek ketika masuk pasar induk Cipinang, sekarang sudah mulus dan bersih. Jika dulu ada hujan, pasar Cipinang banjir, sekarang anda gak akan ketemu lagi banjir di sana. Padahal, hujan dua hari gak berhenti.

Pasar Cipinang telah menginisiasi membuat sumur resapan. Hasilnya? Sukses! Banjir lenyap. Dari mana dananya? Sumur resapan Pasar Cipinang menggunakan dana APD (Anggaran Penyertaan Modal Pemprov DKI).

Bahkan, melalui CSR-nya, Food Station juga memberi bantuan tiga alat "Bor Sumur Resapan" ke Pemkot Jakarta Timur. Langkah ini bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain di Jakarta. Kalau semua perusahaan keluarkan sebagian CSR-nya untuk sumur resapan, ini signifikan untuk menghalau banjir di Ibu Kota.

Jangan menyerah dengan ganjalan yang dilakukan oleh DPRD DKI. Banjir di Jakarta sudah jadi problem sejak zaman Belanda. Harus diatasi, meski tanpa anggaran dari APBD DKI.

Biarkan warga Jakarta, juga rakyat Indonesia yang menilai. Siapa yang berupaya mengatasi banjir di Ibu Kota? Dan siapa yang ingin Jakarta tetap banjir? Orang waras tahu itu.

*Pengamat politik dan pemerhati bangsa

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya