Berita

Wakapolda NTB Brigjen Ruslan Aspan saat memimpin pembersihan lingkungan warga pasca banjir/Ist

Presisi

Pasca Banjir, Polda NTB Turun Bantu Warga Bersihkan Lingkungan

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 00:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda NTB melakukan pembersihan bekas banjir disejumlah lokasi di Lombok Barat (Lobar) NTB, yang diterjang banjir pada Senin (6/12/).

Usai banjir menerjang rumah warga di Lombok Barat (Lobar) banyak lumpur dan rerimbunan pohon serta semak belukar berserakan hingga menutupi selokan, jalan  bahkan ada juga yang masuk ketempat-tempat ibadah dan rumah warga.

Polda NTB kemudian mengerahkan anggotanya dan dipimpin Wakapolda untuk membantu warga membersihkan lingkungan yang terendam air pada saat banjir.


“Hari ini Polda NTB dipimpin Wakapolda Brigjend Ruslan Aspan kembali mengerahkan anggota untuk melakukan pembersihan bekas banjir disejumlah lokasi di Lombok Barat," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto, Kamis (9/12).

Lokasi yang mejadi target kegiatan Polda NTB itu, yakni, Dusun Batulayar Utara, Meninting, Sesela dan Ranjok, dimana, lokasi tersebut adalah tempat yang paling parah diterjang banjir Senin lalu. Selain itu, pihaknya juga menerjunkan tim kesehatan, untuk memberikan bantuan kesehatan kepada warga yang sakit akibat banjir Senin lalu.

"hari ini, kita juga menurunkan tim kesehatan ke beberapa lokasi untuk mengobati warga yang sakit akibat banjir Senin lalu," jelasnya.

Tidak hanya itu, Polda NTB juga menurunkan dinas psikologi SDM Polda untuk melakukan trauma healing terhadap warga serta anak-anak yang terdampak terjangan banjir. Polda NTB terjunkan 250 personel dalam kegiatan tersebut, mereka ditempatkan di 4 titik, yakni di Batulayar, Meninting, Sesela dan Ranjok.

Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga kondisi sudah membaik dan normal kembali.

"kegiatan ini akan terus kita lakukan hingga hasil assesment mengatakan kondisi sudah membaik," pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya