Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Politik

Ridwan Kamil Ngaku akan Gabung Parpol Tahun Depan, Sekarang Lagi Istikharah

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 12:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memantapkan diri untuk bergabung ke partai politik (parpol) menjelang Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan sosok yang biasa disapa Kang Emil di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan usai mengikuti acara Puncak Perayaan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, Kamis siang (9/12).

"Oh iya, sedang mencari-cari (parpol untuk berlabuh). Karena memang untuk kepentingan maju dua periode pun saya putuskan lebih mantap jika berpartai. Sehingga dukungan DPRD bisa kuat. Pilihan itu kan paling realistis," ujar Kang Emil.


Bahkan kata Kang Emil, banyaknya pihak yang meminangnya untuk maju di Pilpres 2024 sebagai pemimpin nasional pun juga dianggap lebih mudah jika bergabung dengan parpol.

"Di luar kalau ada yang meminang, memang pemimpinan nasional juga posisinya lebih baik harus sudah berpartai," kata Kang Emil.

Kang Emil pun membocorkan bahwa dirinya akan bergabung ke parpol pada pertengahan 2022 nanti.

"Mungkin di pertengahan tahun depan, begitu ya," kata Kang Emil.

Saat ditegaskan mencari parpol untuk maju di Pilpres 2024, Kang Emil tak menampiknya.

"Enggak bisa ditebak matematika begitu, mana saja takdir Tuhan ya. (Komunikasi dengan parpol). Semuanya baik-baik. Kemarin Pak Zul (Zulkifli Hasan/Ketum PAN) ke Bandung, Pak Airlangga (Ketum Golkar) dulu dan semuanya dijaga hubungan baik. Dalam politik hubungan baik itu penting," jelas Kang Emil.

Hal itu dikarenakan, Kang Emil masih mencari parpol yang dianggap cocok dengan dirinya.

"Lagi istikharah," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya