Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ketika Massa 212 Sudah Habis Masa

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ada atau tidaknya massa 212, tidak akan berpengaruh banyak terhadap suara Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno jika keduanya kembali maju pada Pemilihan Presiden 2024 yang akan datang.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, yang menilai massa 212 sudah habis masa. Sehingga, tidak relevan jika suara mereka masih dikaitkan denga kontestasi politik 2024.

"Tak ada lagi (pengaruh dukungannya), sudah lewat momentumnya," kata Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/12).


Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menambahkan, massa 212 belakangan kian surut. Penyebabnya, karena gerakan politik belakangan lebih muncul daripada gerakan keagamaan, seperti saat pertama muncul gerakan 212.

"(Massa) 212 tinggal kenangan. Bahasa arabnya la yamutu wala yahya. Tak hidup dan tak mati. Ada tapi terlihat tiada. Tentu karena 212 mulai tak laku, karena sangat kentara gerakan politiknya ketimbang gerakan keagamaan," terangnya.

Salah satu bukti redupnya massa 212, lanjut Adi, adalah saat acara reuni yang tidak banyak didatangi massa seperti kegiatan mereka sebelum-sebelumnya.

"Sepinya reuni 212 pada 2 desember 2021 beberapa waktu menjadi bukti sahih gerakan ini diambang sakaratul maut. Sepi peminat," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya