Berita

Acara Bincang antara Mitra dan Bank Tabungan Negara (Batara) di Surabaya, Jumat (3/12). Dok

Bisnis

Pacu Penyaluran KPR, BTN Rangkul Agen Properti Lewat Program Kangen

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 07:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Untuk mengejar pencapaian penyaluran Kredit Pembiayaan Perumahan (KPR) tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berinovasi dalam pemasaran.

Salah satunya dengan menggelar program KPR Agent atau disingkat “Kangen”. Program khusus ini merupakan program KPR yang diberikan kepada masyarakat, khususnya investor properti yang membeli lewat agen real estate, baik itu KPR rumah baru atau rumah second.

Program Kangen diracik secara khusus tidak hanya menguntungkan dan memudahkan investor, tapi juga memberikan apresiasi istimewa kepada agen real estate.


“Agen real estate merupakan salah satu tombak pemasaran properti yang sangat strategis karena itu, Bank BTN memberikan apresiasi khusus dengan merilis program KPR Agent atau Kangen yang berisi reward menarik kepada para agent yang berhasil menggaet investor untuk mengambil KPR/KPA di Bank BTN,” kata Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN, Suryanti Agustinar saat acara Bincang antara Mitra dan Bank Tabungan Negara (Batara) di Surabaya, akhir pekan lalu.

Pada acara “Batara” yang sebelumnya digelar Bank BTN di kota Jakarta, Suryanti menjelaskan keistimewaan program Kangen, bagi para investor atau nasabah yang menggunakan jasa agen real estate yang sudah bekerjasama dengan Bank BTN untuk Program Kangen untuk mengambil KPR/KPA akan mendapatkan kebijakan uang muka khusus.

Misalnya, untuk rumah tapak/rumah baru, uang mukanya dimulai hanya 1% jika investor adalah debitur yang memiliki payroll di BTN. Sementara uang muka ringan dimulai 10% belaku untuk rumah second atau take over kredit.  Besaran uang muka tergantung pada pendapatan debitur dan fasilitas kredit properti yang masih dimiliki debitur,

Selain uang muka, suku bunga kredit yang ditawarkan juga kompetitif, dimana debitur dapat menikmati bunga fixed selama satu atau dua tahun, tergantung pada sifat pendapatan (tetap atau tidak tetap) dan pengembang dari properti yang dibeli.

“Selain itu bebas biaya administrasi serta biaya provisi sehingga dapat meringankan debitur, sementara untuk agent kami memberikan reward misalnya hadiah langsung hingga hadiah perjalanan wisata tergantung nominal akad KPR yang berhasil dilakukan,” kata Suryanti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah III, Iriska Dewayani, mengatakan Program Kangen yang dirilis sejak Maret lalu ditargetkan dapat menggaet lebih dari 500 KPR baru. Untuk memenuhi target 500 KPR hingga akhir tahun ini, Bank BTN bermitra dengan 13 Master Franchise Agent KPR berskala nasional yaitu Century21, Era Indonesia, Ray White Indonesia, LJ Hooker Indonesia, Remax Indonesia, Loan Market, Xavier Marks, Brighton. Promex, Harcourts, Eastons, Propnex, Galaxy.

“Bagi agen-agen ini, kami akan layani secara khusus karena kami menempatkan penanggung jawab untuk melayani aplikasi KPR yang ikut program Kangen,” kata Iriska. Adapun hingga November 2021, Bank BTN sudah membukukan penyaluran KPR program Kangen senilai hampir Rp 500 miliar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya