Berita

Wilhelmus, tersangka curanmor yang kabur dari tahanan Mapolsek Driyorejo, Gresik/Repro

Presisi

Tahanan Mapolsek Driyorejo Gresik Kabur Usai Duel dengan Petugas Kejaksaan

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor yang merupakan tahanan Mapolsek Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, kini tengah diburu. Tahanan ini melarikan diri usai mengelabui dan berduel dengan petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yang mengawalnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka yang merupakan hasil tangkapan Polsek Driyorejo itu hendak diserahkan ke Kejari Gresik, sebab berkas perkaranya sudah dinyatakan P21 tahap 2.

Namun, ternyata masih terdapat beberapa hal yang perlu dilengkapi oleh pihak kepolisian. Sehingga tahanan akhirnya dibawa kembali ke Mapolsek Driyorejo oleh petugas dari Kejari Gresik.


Saat tiba, di Mapolsek Driyorejo, tersangka Wilhelmus (38) warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini beralasan ingin buang air kecil. Sehingga, borgol di tangannya sempat dilepas oleh petugas.

Ternyata hal itu merupakan modus tersangka untuk bisa kabur dengan cara bersembunyi. Mengetahui rencana tersangka, petugas langsung bergerak dan berupaya mengadang hingga terjadi perkelahian (duel). Bahkan, tersangka dikabarkan terluka.

Terkait kejadian itu, Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi saat dikonfirmasi awak media tidak menampik adanya kabar tahanan yang kabur. Namun, dia menyebut bahwa tahanan tersebut sudah menjadi tanggung jawab Kejari Gresik.

‘’Dari kami sudah tahap kedua atau sudah diserahkan ke kejaksaan,’’ ucapnya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis malam (2/12).

"Soal alasan kenapa tahanan ini dibawa kembali ke Mapolsek Driyorejo. Masih kami cek dan kami belum bisa memastikan. Saya konfirmasi terlebih dahulu ke petugas," imbuhnya.

Masih menurut Kapolsek Driyorejo, Wilhelmus merupakan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Tersangka ini, dibekuk Polsek Driyorejo pada Agustus 2021 lalu. Dia mencuri motor milik karyawan salah satu perusahaan, di Desa Cangkir, Driyorejo. Namun, hanya dalam kurun waktu 2×24 jam, petugas berhasil menangkap," tandasnya. [

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya