Berita

Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto (BerkAH)/Ist

Politik

Nyalakan Semangat Demokrasi, BerkAH Gandeng Pemuda Jadi Aktor Pembangunan

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 21:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keterlibatan anak muda dalam pembangunan bangsa dewasa ini sangat dibutuhkan. Melalui kepemimpinan generasi muda pula, demokrasi di Indonesia bisa makin diperkuat.

Berangkat dari hal tersebut, Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto (BerkAH) menggelar dialog publik dengan sejumlah kalangan muda dan tua dari berbagai latar belakang di Bandung.

Jurubicara Gerakan BerkAH, Rega Aditya menyebut anak muda sebagai aktor strategis pembangunan perlu mendukung negara lebih komunikatif dan transparan.


"Kami hadir di tengah anak muda dan seluruh entitas masyarakat untuk menerima aspirasi lebih dan kurangnya program pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Pak Airlangga sebagai Menko Perekonomian dan juga Ketua PCPEN," tegas Rega dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/12).

Hal senada disampaikan Ketua KNPI Kota Bandung, Edwin Khadafi. Pemuda, kata dia, harus mampu mengoptimalkan diri untuk turut berkontribusi kepada bangsa.

"Kita harus tahu peran apa yang bisa dioptimalkan, lalu kita bisa memberikan apa kepada negara. Anak muda harus berkolaborasi dalam berbagai komunitas agar memberikan perubahan di masyarakat," jelasnya.

Di sisi lain, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya menjelaskan, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto selama ini selalu membuka ruang komunikasi bersama anak muda untuk menyatukan visi menghadapi dampak pandemi.

"Pak Airlangga sangat berharap, anak muda berkontribusi melibatkan diri dalam berbagai upaya pemerintah dan memanfaatkan momentum transisi pandemi menjadi endemi untuk membangun bangsa," tandas Edwin Senjaya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya