Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pembelajaran Bahasa Inggris Usia Dini Lebih Efektif Lewat Metode Cerita

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 21:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Momentum pembelajaran bahasa asing kepada anak hingga kini masih menjadi perdebatan. Ada yang menyebut pembelajaran saat usia sekolah, namun ada pula yang menyarankan sejak usia dini.

Namun di tengah majunya perkembangan teknologi saat ini, pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris sudah mulai marak tersedia di platform digital.

Dengan majunya teknologi, orangtua bisa mulai mengajarkan bahasa asing dari lingkungan keluarga.


"Anak-anak bisa belajar banyak melalui cerita, seperti di Monkey Junior. Anak tidak merasa seperti sedang belajar, tetapi mereka akan sangat menyenangkan dan mendapatkan pengatahuan secara alami," ujar Assessment Materi Monkey Junior, Peter Kuguru Gikandi dalam keterangan persnya, Kamis (2/12).

Pembelajaran bahasa Inggris pada anak, kata dia, perlu melibatkan orangtua. Mereka bisa membiasakan anaknya belajar satu pelajaran yang setara dengan sekitar 10-15 menit/hari.

Metode ini diyakini akan membantu anak-anak mempertahankan minat belajar bahasa Inggris.

Monkey Junior, merupakan salah satu dari lima aplikasi teratas pembelajaran bahasa Inggris untuk anak-anak dan telah meraih penghargaan pertama Global Entrepreneurial Internship oleh presiden AS Barack Obama. Kemudian peraih Gold Medal ICT Asean dan telah digunakan oleh 108 negara.

Monkey Junior memberikan pembiasaan pada anak untuk menganalisa langsung, dibanding harus menerjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya