Berita

Mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli saat didaulat sebagai narasumber di acara DPP PKB/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Kalau Mars PKB Dilaksanakan, Beres Urusan Indonesia

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalau saja nilai-nilai pada Mars Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diimplementasikan dengan baik, maka semua persoalan bangsa akan selesai.

Keyakinan itu dikatakan mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli dalam Halaqoh Satu Abad NU bertema "Gagasan Kontributif Membangun Kemandirian Ekonomi Nahdliyyin" di Kantor DPP PKB, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (2/12).

"Tadi saya berdiri di belakang saya dengarkan Mars PKB, kalau mars ini benar-benar dilaksanakan, beres ini urusan Indonesia. Semangatnya, jiwanya itu canggih," kata Rizal Ramli.


Dikatakan Rizal, situasi ekonomi Indonesia saat ini tengah terpuruk. Bukan hanya soal pandemi Covid-19, tetapi tata kelola yang keliru selama ini menjadi andil ekonomi merosot.

"Nah di masa pandemi ini anjloknya semakin luar biasa, memang beberapa bulan terakhir melonjak," katanya.

Belakangan ini, kata dia, memang ada secerca harapan saat beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti batubara dan kelapa sawit.

"Harga batubara naik, harga sawit naik 60 persen. Cuma, harga sawit naik harga minyak goreng naik," pungkasnya.

Berikut ini petikan lirik Mars PKB itu yang dikagumi Begawan Ekonomi Rizal Ramli:

Bersatu tekat dan daya
Kita maju tak gentar
Membela yang benar
Menjunjung tinggi harkat manusia
Mewujudkan keadilan untuk negara jaya
Kita bahu-membahu, bersatu-padu
Tegak terus sepanjang masa
Mari kita bangkit tegar
Maju tak gentar, membela yang benar
Rapatkan barisan bersama PKB
Partai Kebangkitan Bangsa!

Acara yang dibuka Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ini, mendatangkan mantan Wapres RI Jusuf Kalla sebagai narasumber.

Selain itu, Mantan Ketum PB PMII dan Wasekjen PP GP Ansor NU yang juga penulis buku Nahdlatut Tujjar, Addin Jauharudin dan Direktur Infid, Sugeng Bahagijo.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya