Berita

Auditor Rakyat, Ferry Juliantono dan sejumlah aktivis saat jumpa pers Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial/Net

Politik

Ferry Juliantono: Terima Kasih Umat Islam Telah Mendukung Perjuangan Ungkap Skandal PCR

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 14:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan umat Islam dalam mengusut tuntas bisnis PCR yang melibatkan pejabat negara sekelas menteri di negeri ini, mendapat sambutan baik dari Kaukus Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan Sosial.

Di mana kaukus ini telah membentuk auditor rakyat untuk mengusut melakukan audit perusahaan PT GSI dan beberapa perusahaan lain terkait dugaan bisnis PCR yang melibatkan Luhut Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Salah satu Auditor Rakyat, Ferry Juliantono menyampaikan rasa terima kasih kepada umat Islam yang dalam Reuni 212 di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta yang menyerukan tekad untuk mendukung pengusutan bisnis PCR.


“Terima kasih kepada umat Islam yang menggelar Reuni 212 karena telah mendukung juga perjuangan untuk mengungkapkan skandal PCR,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/12).

Di satu sisi Ferry Juliantono juga memuji keberanian peserta aksi dalam melaksanakan Reuni 212, meski tidak dikehendaki oleh penguasa. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI-AD yang berhasil menjaga suasana tetap kondusif.

Lebih lanjut, Ferry memastikan bahwa dirinya dalam waktu dekat ini akan menjenguk Imam Besar Habib Rizieq Shihab dan Munarman yang sedang mendekam dalam penjara.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan auditor rakyat dan Kantor Akuntan Publik.

Auditor Rakyat nantinya akan melakukan audit perusahaan PT GSI dan beberapa perusahaan lain terkait dugaan bisnis PCR yang melibatkan Luhut Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Selain membentuk Auditor Rakyat, Ferry mengatakan, pihaknya juga membentuk posko pengaduan yang akan menerima pengaduan masyarakat maupun bukti-bukti kwitansi maupun dokumen lainnya yang berkaitan dengan PCR.

Ferry menjelaskan, sejak awal pihaknya menduga terjadi praktik kolusi dan nepotisme yang menjadi kunci dari masalah bisnis PCR yang melibatkan dua menteri Presiden Jokowi.

Sementara itu, dalam orasi di atas mobil komando di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta, Slamet Maarif mengajak peserta Reuni 212 untuk berani mengganyang koruptor.

Apalagi koruptor yang dengan tega mengutil uang rakyat di saat rakyat sedang mengalami krisis akibat pandemi.

Selain itu, dia juga mengajak peserta Reuni 212 untuk mendukung KPK mengusut tuntas dugaan bisnis PCR oleh pejabat negara.

“Wahai KPK, usut bisnis PCR. Ada indikasi koruptor besar di situ,” tegasnya.

“Siap dukung KPK?” sambung Slamet Maarif diiring sambutan “siap” dari massa aksi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya