Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Sindir Boris Johnson, Macron: Menyedihkan Melihat Negara Sehebat Inggris Dipimpin Seorang Badut

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Pertengkaran antara Prancis dan Inggris perihal imigran terus melebar, bahkan membuat kedua pemimpinnya terlibat perang kata.

Dikutip dari majalah Le Canard Enchaine, MailOnline melaporkan, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengejek Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada pekan lalu.

Setelah mengadakan percakapan telepon dengan Johnson ketika mengunjungi Kroasia, Macron membahas tragedi 27 migran yang tenggelam ketika mencoba mencapai pantai Inggris.


Macron sendiri berpendapat, ketika Inggris berpisah dengan Uni Eropa, Johnson menyadari bahwa situasinya adalah bencana besar bagi Inggris.

"Dia memposisikan dirinya sebagai korban, dia menjadikan Prancis kambing hitam, dia mencoba mengubah setiap situasi yang sederhana menjadi masalah yang kompleks. Kami telah berada dalam situasi ini sejak Maret," kata Macron.

Buktinya, Macron mengatakan Johnson telah mengadopsi pendekatan "perang sosis, memancing, dan urusan kapal selam" dengan Prancis.

Menurut Macron, Johnson secara pribadi mengaku menyesal melakukan hal tersebut pada Prancis, tetapi ia juga mengakui bahwa itu semua ia lakukan untuk menanggapi opini publik.

"Sangat menyedihkan melihat negara yang hebat, yang dengannya kita bisa melakukan banyak hal, dipimpin oleh seorang badut," sindir Macron.

"Johnson memiliki sikap yang tidak berguna," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya