Berita

Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini/Net

Politik

Perludem: Karakter Pemilu di Indonesia Unik dan Paling Rumit di Dunia

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 17:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penggunaan teknologi dalam Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia sedianya diperlukan dalam rangka melakukan pembenahan kepemiluan.

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) memandang, penggunaan teknologi dalam pemilihan tak semata-mata mudah dilaksanakan di Indonesia.

Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini menjelaskan, Digitalisasi Pemilu harus diiringi dengan komitmen yang sifatnya membebaskan pemilih dari kebohongan, pengaruh yang menyesatkan, dan tekanan.


Titi menekankan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk "Proyeksi Politik 2024: Strategi Baru Politik Elektoral Pemenangan Pilpres dan Pileg, dengan Artificial Intelligen, Big Data, dan Blockchain di Indonesia" pada Rabu sore (1/12).

"Pemilu Indonesia dan teknologi. Diantara banyak karakter unik Pemilu Indonesia yang memerlukan pembenahan," kata Titi.

Titi mencontohkan, Pemilu di Indonesia dikenal sebagai satu-satunya negara di dunia yang menggelar Pemilu Serentak hanya dalam satu hari, dengan segala bentuk kompleksitasnya. Menurutnya, ini mengalahkan India, bahkan Amerika Serikat.

Selain itu, Indonesia juga dikenal sebagai The Most Complex Election System in The World atau sistem Pemilu paling rumit di dunia.

"Kita juga dikenal sebagai Pemilu yang rekapitulasi suaranya paling lama di dunia, 35 hari jeda antara pemungutan suara dilakukan sampai dengan pengumuman hasil rekapitulasi suara akhir oleh penyelenggara pemilu. Tentu peran teknologi menjadi strategis di situ," demikian Titi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya