Berita

Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Yandri Susanto/Repro

Politik

Pintu Umrah Dibuka, Komisi VIII Minta Kemenag Hitung Ulang Biaya Calon Jemaah

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Agama diminta melakukan kajian ulang pada referensi biaya yang harus dibayar calon jemaah umrah.

Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengatakan, kajian biaya diperlukan menyusul pembukaan kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia yang telah disampaikan Kerajaan Arab Saudi.

Hal tersebut disampaikan Yandri dalam rapat kerja bersama Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11).


Yandri menyebutkan, kajian itu utamanya melakukan revisi Keputusan Menteri Agama (PMA) 719/2020 tentang penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi 2020.

"Penetapan referensi biaya umrah di masa pandemi juga merupakan hal yang urgent untuk segera direvisi menyesuiakan dengan berbagai kebijakan yang akan diambil," kata Yandri.

Berkaitan dengan KMA 719, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta Kemenag mengkaji kembali Peraturan Menteri Agama (PMA) 77/2020 yang mengatur biaya umrah pada kondisi masa pandemi.

Pada aturan tersebut, referensi biaya umrah yang telah dicantumkan sebesar Rp 26 juta.

"Perlu segera dikaji ulang apakah akan tetap sama ataukah akan terjadi perubahan biaya," katanya.

Masih kata Yandri, kajian tersebut harus dilakukan bertahap. Hal ini penting untuk kemudian biaya umrah tidak menjadi beban yang memberatkan jamaah.

"Satu hal yang perlu menjadi catatan komisi VIII DPR RI adalah agar penetapan biaya referensi penyelenggaraan ibadah umrah tidak terlalu memberatkan calon jemaah," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya