Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka/RMOLJateng

Sepak Bola

Izinkan Suporter Persis Solo Lakukan Konvoi, Kaesang Ditegur Gibran

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana konvoi suporter Persis Solo untuk mengawal tim kebanggaan jelang laga terakhir babak penyisihan grup C Liga 2 melawan PSCS Cilacap, Senin (29/11) di Stadio Manahan sore ini dipastikan batal.

Hal tersebut ditegaskan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Orang nomor satu di Kota Solo ini mengaku akan menegur Direktur Utama Persis, Solo Kaesang Pangarep yang tak lain adiknya sendiri, terkait rencana konvoi tersebut.  
“Dibatalkan. Jangan ada konvoi, meski informasi sudah menyebar. Konvoi koyo menang laga ae (seperti menang laga). Enggak, ya, enggak,” ujar Gibran, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (29/11).

Gibran berpesan agar tim dan suporter bisa bersama-sama menahan diri. Hal ini bertujuan agar ke depannya Solo bisa terpilih lagi menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga lainnya.

Gibran berpesan agar tim dan suporter bisa bersama-sama menahan diri. Hal ini bertujuan agar ke depannya Solo bisa terpilih lagi menjadi tuan rumah untuk cabang olahraga lainnya.

Sebab saat ini Pemkot Solo sedang mengajukan diri jadi tuan rumah babak 8 besar Liga 2. Sehingga Gibran berharap semua pihak bisa menjaga bersama situasi saat ini. Karena dalam kondisi seperti ini sangat susah untuk berkesempatan menjadi tuan rumah.

"Saya akan menegur Kaesang nanti (mengizinkan konvoi). Wes kae ra usah konvoi. Kalau gitu kan enggak baik. Saat ini Pemkot Solo mengajukan diri jadi tuan rumah babak 8 besar, jadi jangan begitu caranya,” tegas Gibran.

Gibran menyebut terkait konvoi pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta Solo. Semuanya sudah diantisipasi oleh Polresta, yang pasti tidak akan ada konvoi apapun.

"Sudah diantisipasi Pak Kapolresta, pokoke ra oleh konvoi, batal kan Pak Kapolres?" pungkas Gibran yang diamini oleh Kapolresta Solo, Kombes Ade Safri Simanjuntak. 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya