Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WHO: Pembatasan Perjalanan Hanya Sedikit Mencegah Penyebaran, tapi Lebih Banyak Membebani

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkritik langkah banyak negara yang memberlakukan larangan terbang dari dan ke sejumlah negara Afrika karena kekhawatiran atas varian baru Omicron.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (28/11), direktur regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti mendesak negara-negara untuk mencabut larangan tersebut.

Alih-alih, Moeti meminta negara-negara untuk mengikuti sains dan peraturan kesehatan internasional.


"Pembatasan perjalanan mungkin sedikit berperan dalam mengurangi penyebaran Covid-19, tetapi memberi beban berat pada kehidupan dan mata pencaharian," ujarnya, seperti dikutip Associated Press.

Moeti mengatakan, berdasarkan Peraturan Kesehatan Internasional yang diakui oleh lebih dari 190 negara, jika pembatasan diterapkan, maka tidak boleh bersifat invasif atau mengganggu yang tidak perlu, serta harus berbasis ilmiah.

Setelah Afrika Selatan mengumumkan munculnya varian Omicron pada pekan lalu, WHO menindaklanjuti dengan membuat pertemuan darurat pada Jumat (26/11).

Dalam pertemuan darurat, WHO memasukkan varian Omicron ke dalam daftar varian yang mendapatkan perhatian karena diyakini memiliki potensi lebih menular dan berbahaya.

Kabar tersebut kemudian ditanggapi banyak negara dengan menutup perbatasan.

Israel memutuskan untuk melarang masuknya orang asing, dan Maroko mengatakan akan menangguhkan semua penerbangan masuk selama dua pekan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya