Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Daya Tarik Melemah, Dolar Bisa Didepak Yuan dan Rubel

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 14:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tingginya volume perdagangan antara Rusia dan China dapat membawa yuan dan rubel ke level tertinggi, mengalahkan dolar.

Begitu perkiraan dari CEO rakasa minyak Rusia Rosneft Igor Sechin ketika berbicara pada acara Russian-Chinese Energy Business Forum pada Senin (29/11).

"Volume perdagangan yang dicapai antara Rusia dan China menciptakan potensi signifikan untuk mengembangkan penyelesaian bersama dalam yuan dan rubel," ujarnya, seperti dikutip Sputnik.


Dalam pernyataannya, ia menyoroti kebijakan pelonggaran kuantitatif yang diambil oleh Federal Reserve System Amerika Serikat (AS). Pada kenyataannya, kelebihan pasokan uang membanjiri ekonomi global, mengurangi daya tarik dolar sebagai mata uang utama dan meragukan penggunaan dolar sebagai alat pembayaran yang aman.

Pangsa dolar dalam cadangan bank sentral dunia saat ini terendah selama 5 tahun terakhir, sekitar 59 persen.

Menurut Sechin, Moskow dan Beijing juga diharapkan menandatangani 20 perjanjian, mengenai pasokan energi, penelitian bersama, pendidikan, transfer teknologi, dan lain-lain.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya