Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/Net

Dunia

Nicolas Maduro: Uni Eropa Bukan Mengirim Pemantau Pemilu, tapi Mata-mata

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengamat Uni Eropa datang ke Venezuela untuk melakukan spionase, bukan untuk memantau pemilihan umum yang berlangsung pada 21 November.

Demikian yang dikatakan oleh Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan kepada saluran Venezolana de Television, seperti dikutip TASS, Senin (29/11).

"Delegasi mata-mata Uni Eropa tidak menemukan satu alasan pun untuk mengecam sistem pemilihan. (Mereka) adalah delegasi mata-mata, bukan pengamat internasional. Mereka bergerak bebas di seluruh negeri, memata-matai kehidupan sosial, ekonomi, dan politik ," kata Maduro.


Menurut Maduro, para pengamat Uni Eropa datang sebagai "musuh" dan berusaha menodai proses pemilihan yang "sempurna dan demokratis", tetapi gagal.

Pada 21 November, Venezuela mengadakan pemilihan regional dan kota, di mana warga memilih kepala badan eksekutif lokal dan anggota majelis negara.

Menurut Dewan Pemilihan Nasional (CNE), koalisi yang berkuasa mengklaim jabatan gubernur di 20 dari 23 negara bagian.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya