Berita

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo luncurkan program Kredit Lapak dengan menyasar pedagang pasar dan ibu rumah tangga/Ist

Politik

Dorong Kebangkitan Ekonomi, Ganjar Pranowo Luncurkan Kredit Lapak Khusus Emak-emak

MINGGU, 28 NOVEMBER 2021 | 00:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hadirkan terobosan baru sebagai upaya untuk membangkitkan perekonomian di masa pandemi Covid-19. Terbaru, diluncurkan program Kredit Lapak, kredit murah untuk ibu-ibu pedagang pasar dan pelaku industri kecil rumahan yang memiliki suku bunga sangat rendah, 2 persen per tahun.

Program tersebut resmi diluncurkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bersama Bank Jateng, bertepatan dengan gelaran Borobudur Marathon 2021 di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (27/11).

"Hari ini kita launching Kredit Lapak, kredit untuk ibu-ibu pedagang pasar tradisional dan ibu-ibu kreatif di rumah. Plafonnya maksimal Rp 1 juta dengan bunga dua persen per tahun," kata Ganjar dalam keterangan yang diterima Redaksi, Sabtu malam (27/11).


Program ini, lanjut Ganjar, dikeluarkan untuk mendorong kebangkitan ekonomi, khususnya ibu-ibu. Pasalnya, banyak kelompok perempuan ini yang kreatif dan memiliki sektor usaha kecil.

"Selain itu kelompok perempuan ini biasanya gemi, titi, dan manajemen keuangannya bagus. Sehingga disiplin mereka juga bagus," ucapnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, program ini sesuai dengan kebutuhan modal usaha kecil yang per hari berkisar Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta. Selain itu, peserta program juga tidak memerlukan agunan untuk mendapatkan kredit.

"Ini tanpa agunan ya, kalau utange sakmono nganggo agunan ya pedhot boyoke (kalau utangnya segitu dan pakai agunan ya berat). Ini upaya kita menggerakkan ekonomi agar menggelinding," tuturnya.

"Mumpung pandemi sudah membaik, mereka kita bantu bisa jualan lagi. Kalau pasarnya ramai, dagangan laku, maka insyaAllah membikin mereka semangat," demikian Ganjar.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya