Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Net

Politik

Melalui BPUP, Cara Konkret Sandiaga Uno Pulihkan Pariwisata Dari Dampak Pandemi

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sektor pariwisata dan ekonomi kretaif yang terdampak pandemi Covid-19 terus didoron untuk pulih oleh pemerintah.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memaksimalkan berbagai upaya untuk menggenjot sektor ini.

Dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melaksanakan program Bantuan Pemerintah bagi Usaha Pariwisata (BPUP).


Pada program itu, kata Sandiaga, jumlah bantuan yang akan diterima sebesar Rp 1,8 juta untuk setiap pelaku usaha pariwisata.

"Kami apresiasi pelaku usaha pariwisata yang telah mendaftar BPUP," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/11).

Sandiaga juga berharap pelaku usaha yang sudah mendaftar turut mengajak pelaku usaha lainnya yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan usahanya dalam program BPUP 2021 ini.

Dijelaskan mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini, program bantuan itu diberikan kepada pelaku usaha pariwisata skala kecil dan menengah yang terdaftar pada Sistem Online Single Submission (OSS) Kementerian Investasi/BKPM 2018-2020.

Bantuan ini diberikan kepada enam jenis usaha, yaitu agen perjalanan wisata, biro perjalanan wisata, spa, hotel melati, homestay, dan penyediaan akomodasi lainnya.

Lanjut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, masyarakat dapat memeriksa apakah jenis usaha pariwisatanya tergabung sebagai calon penerima BPUP atau tidak di laman bpup.kemenparekraf.go.id.

Berdasarkan data hingga paruh pertama tahun 2020, sektor pariwisata di Indonesia mengalami kerugian hingga Rp 85 triliun. Sebagian besar sektor kreatif juga terkena dampak yang sangat berat.

"Selain memberi bantuan, Kemenparekraf juga membuat program edukasi bagi wirausaha agar mampu bangkit dari pandemi Covid-19," demikian Sandiaga.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya