Berita

Pengunjuk rasa anti-China membakar bangunan/Net

Dunia

PM Solomon: Kerusuhan Anti-China Didorong Kekuatan Asing

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 09:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerusuhan yang dipicu oleh pengakuan diplomatik Kepulauan Soloman terhadap China atas Taiwan dinilai oleh Perdana Menteri Manasseh Sogavare sebagai bagian dari campur tangan asing.

Dalam sebuah wawancara dengan ABC pada Jumat (26/11), Sogavare menyalahkan kekuatan lain atas kerusuhan anti-China di negaranya.

"Sayangnya, itu dipengaruhi dan didorong oleh kekuatan lain. Saya tidak ingin menyebutkan nama, kami akan membiarkannya di sana, kami tahu siapa mereka," ujarnya.


Kerusuhan di Kepulauan Solomon berpusat di sekitar dua pulau utama yang terpisah sekitar 110 kilometer, yaitu Pulau Guadalcanal yang menjadi rumah ibukota Honiara, dan Pulau Malaita.

Pemimpin Malaita, Daniel Suidani sendiri telah lama menjadi kritikus yang vokal atas keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan, demi mengakui Beijing.

"Negara-negara yang sekarang mempengaruhi Malaita adalah negara-negara yang tidak menginginkan hubungan dengan Republik Rakyat Tiongkok dan mereka melarang Kepulauan Solomon untuk menjalin hubungan diplomatik dan mematuhi hukum internasional dan resolusi PBB,” tambah Sogavare.

Sejak Rabu (24/11), para pengunjuk rasa anti-China menuntut pengunduran diri Sogavare. Mereka merusak toko-toko di Chinatown, dan bahkan berkumpul di depan Kedutaan China.

Pada Kamis (25/11), Sogavare meminta bantuan Australia. Canberra kemudian mengirim 75 anggota pasukan pertahanan dan polisi federal untuk membantu mengendalikan kerusuhan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya